ilustrasi bawang merah. Foto : Instagram @nglaisui Berita24.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan inflasi sampai minggu ketiga Nov...
![]() |
| ilustrasi bawang merah. Foto : Instagram @nglaisui |
Berita24.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan inflasi sampai minggu ketiga November sebesar 0,18 persen. Kenaikan tingkat harga itu terjadi pada harga bawang merah dan daging ayam ras.
Dilansir dari Katadata.co.id, Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, inflai secara tahunan sebesar 3,04 persen dan 2,41.
Bawang merah mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,08 persen dan daging ayam ras 0,05 persen. Akan tetapi, sejumlah komoditas lain seperti cabai merah dan cabai rawit yang mengalami penurunan harga atau deflasi.
Perry mengatakan terdapat kenaikan harga yang cukup tinggi pada sejumlah barang di November dan Desember. Hal tersebut biasa terjadi menjelang akhir tahun, sebab berdekatan dengan Natal dan Tahun Baru.
Perry memperkirakan inflasi sepanjang tahun ini sebesar 3,1 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya memproyeksikan inflasi pada Oktober sebesar 0,02 persen secara bulanan. Adapun inflasi secara tahunan sebesar 3,13 persen dan tahun kalender sebesar 2,2 persen.
Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini
Penulis : Handayani
