Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Instagram @airlanggahartarto4.0 Berita24.com -Menteri Koordinator ...
![]() |
| Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Instagram @airlanggahartarto4.0 |
Berita24.com -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah berencana melakukan pendekatan positif untuk menarik minat lebih banyak pada investasi, yakni salah satunya dengan membuat daftar putih (whitelist) atau daftar prioritas investasi yang akan diresmikan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).
Dimana, daftar tersebut memiliki sifat kontradiksi dari daftar negatif investasi (DNI) yang selama ini telah digunakan pemerintah. Diantaranya berisi, Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI) yang mendukung program prioritas pemerintah.
Dilansir dari Republika.co.id, Airlangga mengatakan seperti halnya program gasifikasi batu bara untuk mengurangi impor LPG, pemerintah membuka peluang memasukkan dimetil eter dalam daftar putih dan juga rencananya pemerintah akan memberikan banyak kemudahan.
Airlangga mengatakan, pemerintah tak hanya fokus pada implementasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Akan tetapi, juga terkait penentuan KLBI yang akan masuk ke dalam daftar putih yang telah mendapatkan tax holiday. Syarat lainnya seperti harus bekerja sama dengan usaha kecil dan menengah.
Walaupun telah berganti menjadi daftar putih. DNI akan tetap ada. Akan tetapi, penjelasannya dituliskan secara umum dalam Undang-Undang Omnibus Law yang telah dirancang pemerintah. Dasar penetapannya pun mengikuti konvensi internasinal atau yang memiliki national interest.
Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini
Penulis : Handayani
