Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari Berita24.com - Muhammad Hasan, kaki tangan Umar Kei...
![]() |
| Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Berita24.com - Muhammad Hasan, kaki tangan Umar Kei, sudah 3 kali ini kedapatam melakukan penyelundupan sabu ke dalam rutan Polda Metro Jaya. Sabu diselundupkan dalam biskuit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, sabu yang diselundupkan Hasan di dalam biskuit, dikonsumsi oleh Umar Kei dan tersangka lainnya.
Menurut Argo, Hasan membeli biskuit kaleng yang baru. Sabu yang dibungkus dengan plastik hitam itu diletakkan di dasar kaleng biskuit dan ditumpuk biskuit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, sabu yang diselundupkan Hasan di dalam biskuit, dikonsumsi oleh Umar Kei dan tersangka lainnya.
Menurut Argo, Hasan membeli biskuit kaleng yang baru. Sabu yang dibungkus dengan plastik hitam itu diletakkan di dasar kaleng biskuit dan ditumpuk biskuit.
Sabu dibungkus dalam plastik hitam, ditaruh didasar kaleng dan ditutupi dengan roti, kemudian ditempatkan dalam dusnya.
Hasan kemudian menyegel kaleng biskuit itu dengan lakban untuk menunjukkan seolah-olah biskuit masih baru. Kaleng biskuit itu ditutup kembali dengan dus bawaan dari biskuit tersebut.
Selain itu, Hasan juga berperan menyelundupkan cangklong ke dalam rutan. Cangklong itu dibawa menggunakan botol air mineral yang diisi dengan air.
Argo menyebut cangklong itu terbuat dari kaca dan berawarna bening. Jika cangklong itu dimasukkan ke dalam botol dan diisi oleh air mineral maka polisi tidak bisa melihat adanya cangklong itu dengan kasat mata.
Hasan sebelumnya mengaku disuruh menyelundupkan sabu ke dalam rutan oleh Umar Kei. Sabu seberat 20.95 gram di dalam kaleng biskuit dan 4 buah cangklong di dalam 3 botol air mineral disita polisi dari tangan Hasan.
Penulis : Rizqa Fajria
