Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto : instagram @luhut_binsar_pandjaitan Berita24.com - ...
![]() |
| Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto : instagram @luhut_binsar_pandjaitan |
Berita24.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, kesepakatan yang diambil Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tentang penghentian ekspor bijih mentah (ore) nikel hanya bersifat sementara yakni sebelum sepenuhnya diberlakukan pada Januari 2020.
Dilansir dari Antara.com, Luhut mengaku penghentian ekspor ore nikel dilakukan setelah terdeteksi ada peningkatan kuota sampai tiga kali lipat sejak pengumuman percepatan larangan ekspor ore nikel.
Dimana, rata-rata ekspor mencapai 100-130 kapal per bulan, jauh melebihi kapasitas normal sebesar 30 kapal per bulan. Rencananya, penghentian ekspor bijih mentah nikel akan dilakukan satu sampai dua minggu ke depan yakni mulai Selasa (29/10). Jika kondisi tersebut kembali normal, maka ekspor kemungkinan dapat dibuka kembali.
Luhut mengatakan, pemerintah berharap agar semua pihak dapat menaati ketentuan ekspor bijih mentah nikel. Ia juga menduga tingginya ekspor nikel dalam dua bulan terakhir dilakukan dengan memanipulasi kadar dan kuota nikel yang dijual.
Sebab, ekportir nikel diduga melakukan ekspor besar-besaran, bahkan sampai melebihi kuota. Sebelum dilarang mulai 2020 mendatang, kuota ekspor juga diberikan sesuai dengan progres pembangunan smelter. Akan tetapi, baik pengusaha yang membangun maupun yang tak membangun smelter tetap akan dilakukan ekspor besar-besaran.
Penulis : Handayani
