Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Ini Alasan Jokowi Masuk Daftar Tokoh Islam Berpengaruh 2019

Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaariz Berita24.com - Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (T...

Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaariz
Berita24.com - Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC) yang berpusat di Yordania kembali memilih nama Presiden RI Joko Widodo sebagai bagian dari daftar 50 tokoh muslim berpengaruh di dunia. Jokowi menempati urutan ke - 13. 

Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC ialah lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, yang bermarkas di Amman, Yordania.

Dikutip dari themuslim500.com, Jokowi dalam situs itu dituliskan sebagai politikus yang bersih dan sukses. Sebelum memimpin Jakarta pada September 2012 sebagai Gubernur, Jokowi adalah Wali Kota Surakarta. Ketika menjadi Wali Kota itu, Jokowi dinilai sukses menjalin hubungan dengan para konstituennya. 

Dia juga fokus mempromosikan Surakarta sebagai kota pusat budaya Jawa, mengembangkan sistem transportasi umum di sana, membangun pusat kesehatan dan menjalin hubungan dengan komunitas bisnis disana. Jokowi memiliki reputasi sebagai politikus yang bersih, tidak melakukan korupsi dan nepotisme yang umumnya menjadi wabah para politikus. 

Ketika menjadi Gubernur Jakarta, Jokowi dinilai membuat perubahan / reformasi yang penting di bidang pendidikan, transportasi umum, pembenahan pedagang kaki lima dan pasar tradisional. Jokowi juga dianggap mampu menyelesaikan masalah banjir di Jakarta. 

Jokowi juga dikenal sebagai politisi yang gemar melakukan sidak / blusukan ke masyarakat lokal dan mampu mendengar secara langsung persoalan seperti apa yang ada di masyarakat. Blusukan ini membuat Jokowi mempunyai kedekatan emosional antara pemimpin dengan rakyatnya. 

 Penulis : Rizqa Fajria

Reponsive Ads