Aksi BEM SI di Kawasan Monas, Jakarta, Senin (21/10). Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari Berita24.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Selu...
![]() |
| Aksi BEM SI di Kawasan Monas, Jakarta, Senin (21/10). Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Berita24.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membuat sembilan agenda tuntutan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sembilan agenda tuntutan tersebut merupakan 'Nawacita' versi BEM SI yang dinilai representatif dari berbagai macam daerah di Indonesia.
Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Muhammad Nurdiyansyah menyinggung pernyataan Jokowi soal tak mempunyai beban di periode kedua
pemerintahan. BEM SI berharap Jokowi bisa mewujudkan tuntutan mereka.
Berikut sembilan agenda tuntutan 'Nawacita' versi BEM SI:
- Bidang Ekonomi dam Ketenagakerjaan: Lawan segala mafia dan kartel ekonomi, serta wujudkan ekonomi kerakyatan, dengan mengutamakan kesejahteraan buruh, desa dan penguatan BUMN.
- Bidang Hukum dan HAM: Usut pelanggaran HAM masa lalu, menolak pelemahan pemberantasan korupsi dan tolak keterlibatan pelanggar HAM dalam pemerintahan.
- Bidang Pendidikan: Mereformasi pendidikan untuk membentuk pendidikan yang murah, mudah diakses, demokratis dan menolak segala liberalisasi serta komersialisasi pendidikan.
- Bidang Agraria: Lakukan reforma agraria sejati dengan orientasi kesejahteraan petani, keterlibatan masyarakat adat dan menolak segala jenis perampasan lahan.
- Bidang Maritim: Membangun Indonesia poros maritim dunia, dengan kedaulatan di bidang sumber daya laut dan kesejahteraan nelayan.
- Bidang Infrastruktur: Terapkan pemerataan infrastruktur yang mengedepankan kepentingan rakyat dan menolak setiap pelanggaran HAM dalam pembangunan.
- Bidang Kesehatan: Wujudkan sistem jaminan sosial kesehatan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
- Bidang Pemberdayaan Perempuan: Wujudkan kesetaraan gender dan tingkatkan keterlibatan wanita dalam pengambilan kebijakan publik.
- Bidang Lingkungan: Menuntut tindakan tegas atas semua perusak lingkungan dan wujudkan kebijakan lingkungan yang mengutamakan HAM dengan menolak kepentingan investor.
Sebelumnya, BEM SI ingin bertemu dengan Jokowi di Istana Presiden untuk menyampaikan sejumlah agenda dan tutuntan secara langsung. Namun rencana tersebut gagal, massa BEM SI tertahan di area Patung Kuda Arjuna Wiwaha.
