Menko Polhukam Wiranto beserta istri berbelasungkawa ke kediaman BJ Habibie di Jalan Patra Senayan XIII No. 1 Jakarta Selatan. Foto : Beri...
![]() |
| Menko Polhukam Wiranto beserta istri berbelasungkawa ke kediaman BJ Habibie di Jalan Patra Senayan XIII No. 1 Jakarta Selatan. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Dalam kesempatan tersebut, ia mengenang sosok Habibie dalam Sidang Istimewa DPR/MPR yang terjadi belasan tahun silam. Menurutnya, Habibie adalah orang yang konsisten membangun demokrasi Indonesia.
"Suatu demokrasi baru di Indonesia. Terbukti apa, salah satunya adalah pidato pertanggungjawaban beliau di DPR tidak diterima, dia tidak ngotot jadi presiden. Tapi beliau justru mundur dari pencalonan presiden yang sangat mungkin dia bisa menang," ujarnya.
Dalam ingatannya, Habibie adalah seorang negarawan yang memberikan pandangan positif. "Dan sampai dengan kemarin saat saya bertandang ke rumah beliau, berbincang-bincang tentang negeri ini, beliau selalu memberikan satu pandangan-pandangan positif. Sebagai negarawan, sebagai demokratis, yang punya pengalaman berbagai macam bidang," tuturnya.
Wiranto mengaku bahwa ia mendapat pesan dari BJ Habibie. Beliau berpesan agar Wiranto ikut menjaga Indonesia.
"Beliau memberikan suatu pandangan konstruktif bagaimana mempertahankan negeri ini. Pesan beliau yang saya masih ingat, rawatlah negeri ini, jagalah negeri ini, karena ini warisan yang sangat berharga bagi para pendahulu kita dan beliau konsisten tentang itu," tutup Wiranto.
Penulis : Rizqa Fajria
