Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen, Tulus Abadi. Foto : Akurat.com Berita24.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI...
![]() |
| Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen, Tulus Abadi. Foto : Akurat.com |
Berita24.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menjelaskan pemadaman listrik PT PLN (Persero) secara total di wilayah Jabodetabek, Jabar dan Banten telah merugikan masyarakat dengan nilai yang tak terhingga dan dapat berdampak negatif terhadap investasi.
Pemadaman tersebut juga menjadi pertanda bahwa infrastruktur pembangkit PLN belum memadai.
Dilansir dari Antara.com, Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi memgatakan, padamnya listrik tak hanya merugikan konsumen residensial, akan tetapi juga sektor pelaku usaha.
Menurutnya, program pemerintah seharusnya tak hanya menambah kapasitas pembangkit PLN. Akan tetapi, juga harus meningkatkan keandalan pembangkit PLN dan infrastruktur pendukung lainnya, seperti transmisi, gardu induk, serta gardu distribusi.
Tulus menambahkan, manajemen PT PLN harus menjelaskan pada publik apa penyebab gangguan pembangkit di Suralaya dan pembangkit lainnya.
YLKI juga berharap kepada PLN untuk memberikan kompensasi pada konsumen, tak hanya berdasarkan kerugian riil yang dialami konsumen akibat pemadaman tersebut.
Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini
Penulis : Handayani
