Kartu identitas milik pencari suaka dari UNHCR. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari Berita24.com - Pencari suaka yang berasal dari berba...
![]() |
| Kartu identitas milik pencari suaka dari UNHCR. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Berita24.com - Pencari suaka yang berasal dari berbagai negara dan terlantar di Jakarta jumlahnya mencapai 1.403 orang.
Jumlah tersebut mencakup orang dewasa (laki - laki dan perempuan) sebanyak 1.127 orang serta anak - anak dengan jumlah 276 orang.
Mereka berasal dari 9 negara yang berbeda - beda, yakni Afghanistan, Somalia, Sudan, Pakistan, Ethiopia, Iran, Iraq, Suriah dan Yaman.
![]() |
| Potret salah satu pencari suaka bersama anak balitanya di Kalideres, Jakarta Barat. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Pengungsi terbanyak berasal dari Afghanistan, berjumlah 890 orang dewasa dan 201 anak - anak.
Pencari suaka asal Afghanistan, Husein mengaku telah 7 tahun berada di Indonesia, "Aku sudah tujuh tahun di Indonesia, tinggal sendiri, keluarga ada di Iran, sekarang pindah karena bahaya," ungkapnya
Mereka yang semula diberikan bantuan logistik dari Pemprov DKI Jakarta untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup, kini pengelolaannya diserahkan kepada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).
Walaupun begitu, para pengungsi tersebut tetap diizinkan untuk menempati eks Kodim Kalideres dan mendapatkan air bersih untuk keperluan minum dan MCK.
Penulis : Rizqa Fajria

