Aplikasi mesin pencari 'Google' pada smartphone. Foto: ampercent.com Berita24.com – Perusahaan Google akan membuka kesempat...
![]() |
| Aplikasi mesin pencari 'Google' pada smartphone. Foto: ampercent.com |
Berita24.com – Perusahaan Google akan membuka kesempatan bagi
mesin pencari saingannya untuk bersaing menjadi mesin pencari default pada perangkat android, dilansir
Reuters.
Langkah
itu akan mulai diterapkan di Eropa pada tahun 2020. Akan tetapi mesin mencari
yang ingin bersaing, harus membayar untuk mendapat hak istimewa tersebut.
Google mengambil keputusan itu untuk menangkal
hukuman antimonopoli Uni Eropa (UE). Setahun sebelumnya, Komisi UE mendenda
raksasa teknologi Amerika tersebut sebesar 4,34 miliar euro ($ 4,81 miliar)
karena memblokir aplikasi mesin pencari saingannya dengan pra-instal browser
Chrome-nya dan aplikasi pencarian Google pada smartphone dan notebook android.
Maka dari itu, Google mengatakan dalam sebuah
posting blog bahwa pengguna android di Eropa, mulai awal 2020, dapat memilih
mesin pencari default-nya sendiri dari
empat pilihan mesin pencari, termasuk Google, ketika mereka mengatur smartphone
atau tablet android baru.
