Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Facebook Gagal Lindungi Data Pengguna dari Peretas

Logo Facebook di sebuah gedung kaca. Foto: Google Berita24.com – Perusahaan media sosial terbesar di dunia Facebook gagal memperinga...

Logo Facebook di sebuah gedung kaca. Foto: Google

Berita24.com – Perusahaan media sosial terbesar di dunia Facebook gagal memperingatkan jutaan penggunanya atas resiko peretasan data, dilansir Reuters.

Atas kagagalan yang merugikan tersebut, pengguna Facebook melayangkan gugatan ke pengadilan, pada Kamis (15/8).

Gugatan yang menggabungkan beberapa tindakan hukum, berasal dari pelanggaran keamanan terburuk Facebook pada September, ketika peretas mencuri kode masuk atau “token akses” yang memungkinkan mereka mengakses hampir 29 juta akun.

“Facebook tahu tentang kerentanan akses token dan gagal memperbaikinya selama bertahun-tahun,” ujar penggugat dalam bagian pengarsipan yang disunting di Pengadilan Distrik A.S. untuk Distrik Utara California di San Francisco.

Penggugat juga mengatakan bahwa lebih buruknya lagi, Facebook mengambil langkah untuk melindungi karyawannya sendiri dari risiko keamanan, tetapi tidak bagi sebagian besar penggunanya.
Hakim William Alsup mengatakan kepada Facebook pada Januari lalu bahwa Facebook harus mengungkap berapa banyak data pengguna yang dicuri.

Facebook menanggapi dengan menyatakan bahwa para peretas mengambil rincian profil seperti tanggal lahir, majikan, sejarah pendidikan, preferensi agama, jenis perangkat yang digunakan, halaman yang diikuti dan pencarian terbaru dan check-in lokasi dari 14 juta pengguna.

Sedangkan untuk 15 juta pengguna lainnya, peretasan hanya sebatas nama dan detail kontak. Selain itu, penyerang dapat melihat posting dan daftar teman dan grup dari sekitar 400.000 pengguna.

Mereka tidak mencuri pesan pribadi atau data keuangan dan tidak mengakses akun pengguna di situs web lain.

Reponsive Ads