Whiskey Amerika. Foto: whiskyadvocate.com Berita24.com – Ekspor whiskey Amerika Serikat (AS) ke Eropa menurun hingga 21% antara Juni...
![]() |
| Whiskey Amerika. Foto: whiskyadvocate.com |
Berita24.com – Ekspor whiskey Amerika Serikat (AS) ke Eropa
menurun hingga 21% antara Juni 2018 dan 2019, menurut data dari sebuah kelompok
industri AS, Distilled Spirits Council, dilansir Reuters.
Menurunnya ekspor whiskey disebabkan oleh naiknya tarif
ekspor Eropa yaitu sebesar 25%. Hal tersebut membuat pengekspor di Amerika
kewalahan dan sedang berjuang untuk mendapatkan kembali penjualan yang menurun
pada pengiriman ke Eropa.
Dalam 12 bulan sebelum tarif naik, AS dapat mengekspor $ 757 juta gandum
dan bourbon (whiskey khas AS), sedangkan dari Juli 2018 hingga Juni 2019 ekspor
mencapai $ 597 juta.
Ekspor adalah bagian yang cukup besar dari penjualan
industri whiskey AS yang menghasilkan pendapatan $ 3,6 miliar pada tahun 2018. Namun,
perang dagang antara AS dan negara-negara lain seperti di Eropa, membuat pengekspor
khawatir jika tarif dapat naik lebih tinggi lagi.
Sementara, Kantor Perwakilan Dagang AS sedang
bersiap untuk meaikkan tarif hingga 100% pada anggur Eropa senilai $ 1,8 miliar
sebagai tanggapan atas bantuan ilegal Eropa kepada pembuat pesawat Airbus pada pengembangan
terbaru dalam 15 tahun. Hal tersebut terkait sengketa perdagangan antara Eropa
dan AS.
Selain menghadapi tarif Eropa, Distilled Spirits
Council juga mengatakan bahwa 63% dari ekspor whiskey AS telah menghadapi kenaikkan
tarif balasan dari China, Turki, Kanada, dan Meksiko yang juga tengah terlibat
perang dagang dengan AS.
