A$AP Rocky. Foto: hypebeast.com Berita24.com – Rapper asal Amerika A$AP Rocky ditahan oleh kepolisian Swedia terkait kasus perkela...
![]() |
| A$AP Rocky. Foto: hypebeast.com |
Berita24.com – Rapper asal Amerika A$AP Rocky ditahan oleh
kepolisian Swedia terkait kasus perkelahian, dilansir Billboard.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat
Donald Trump mengatakan dia akan berbicara dengan Perdana Menteri Swedia Stefan
Lofven dan membahas kasus tersebut, Sabtu (20/7).
Didorong oleh first
lady Milenia Trump, Kenye West dan Kim Kardashian West, Trump turun tangan
untuk berusaha membebaskan rapper dengan nama asli Rakim May itu.
“Baru saja (saya) berbicara dengan @KanyeWest
tentang penahanan temannya, A$AP Rocky. Saya akan memanggil Perdana Menteri
Swedia untuk melihat apa yang bisa kita lakukan untuk membantu A$AP Rocky.
Begitu banyak orang yang ingin melihat ini diselesaikan dengan cepat!” tulis
Trump melalui akun Twitternya.
Sekretaris pers perdana menteri, Toni Eriksson,
mengkonfirmasi beberapa jam kemudian bahwa Lofven dan Trump melakukan
percakapan yang ramah dan penuh hormat dan berlangsung sekitar 20 menit.
Eriksson mengatakan bahwa Lofven memastikan untuk
menekankan independensi penuh sistem peradilan Swedia, jaksa dan pengadilan. Dia
menggarisbawahi bahwa di Swedia semua orang sama di hadapan hukum dan bahwa
pemerintah tidak dapat dan tidak akan berusaha mempengaruhi proses hukum.
Sementara kini Rocky berada di balik jeruji besi
sementara polisi Swedia menyelidiki perkelahiannya di Stockholm. Diduga perkelahian
terjadi sebelum Rocky tampil di sebuah festival musik. Video yang
dipublikasikan di media sosial tampaknya menunjukkan seseorang dilempar ke
tanah oleh Rocky. Seorang pengacara pembela mengatakan bahwa itu adalah
pembelaan diri.
