Kabut polusi menyelimuti langit Jakarta, hari ini. (31/7) Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari Berita24.com - Pagi ini, Jakarta menempati...
![]() |
| Kabut polusi menyelimuti langit Jakarta, hari ini. (31/7) Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Berita24.com - Pagi ini, Jakarta menempati peringkat tertinggi kota dengan polusi udara terburuk versi Air Visual. Indeks Kualitas Udara / Air Quality Index (AQI) Jakarta mencapai angka 189 yang tertinggi di dunia, yang artinya tidak sehat.
AQI merupakan indeks yang menggambarkan tingkat keparahan kualitas udara di suatu daerah. AQI diukur berdasarkan enam jenis polutan utama, yakni PM 2,5, PM 10, Karbon Monoksida, Nitrogen Dioksida, Asam Belerang, dan Ozon permukaan tanah.
![]() |
| Kabut polusi yang menunjukkan tidak sehatnya kondisi udara di Jakarta. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Rentang nilai dari AQI adalah 0 sampai 500. Makin tinggi nilainya
menunjukkan senakin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut.
Skor 0-5 berarti kualitas udara bagus, 51-100 berarti moderat, 101-150
tidak sehat bagi orang yang sensitif, 151-200 tidak sehat, 201-203
sangat tidak sehat, dan 301-500 ke atas berarti berbahaya.
"Disini beda kayak di Padang, disana ada polusinya cuma gak separah disini, seharusnya pemerintah memberikan garam atau hujan untuk mengurangi polusi," ujar Syifa, salah satu warga DKI Jakarta.
Penulis : Rizqa Fajria

