Raja Salman dan Presiden Donald Trump. Foto: cnbc.com Berita24.com – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyetujui penempatan pa...
![]() |
| Raja Salman dan Presiden Donald Trump. Foto: cnbc.com |
Berita24.com – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyetujui
penempatan pasukan Amerika Serikat (AS) di Arab untuk meningkatkan keamanan dan
stabilitas kawasan Timur Tengah, dilansir Reuters.
Departemen Pertahanan AS mengkonfirmasi langkah tersebut
dengan mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan pasukan dan sumber daya ke
Arab Saudi untuk mencegah ancaman yang mungkin terjadi.
Gerakan itu muncul kaerna meningkatnya ketegangan
antara Washington dan Teheran ketika Presiden Donald Trump membatalkan
perjanjian nuklir 2015 dengan Iran. Hal itu menyebabkan konflik di sebuah teluk
yang berdampak pada pasar minyak global.
Seorang pejabat AS mengatakan pengerahan akan
mencakup sekitar 500 personel militer AS di Arab Saudi, dan merupakan bagian
dari peningkatan jumlah pasukan AS di Timur Tengah yang diumumkan Pentagon
bulan lalu.
Pada Juni, Pentagon mengatakan akan mengerahkan
1.000 tentara ke Timur Tengah tetapi tidak mengatakan ke mana mereka akan pergi.
Trump mengatakan dia menganggap Arab Saudi sebagai
mitra penting di Timur Tengah dan menyeimbangkan pengaruh Iran.
Keputusan Arab dijadikan homebase atau tuan rumah pasukan AS di Timur Tengah bertujuan untuk
meningkatkan kerja sama dalam pertahanan keamanan dan stabilitas regional dan
untuk menjaga perdamaian, menurut seorang pejabat Kementerian Pertahanan.
