Sekelompok orang berpakaian putih menyerang orang-orang di stasiun kereta bawah tanah Yuen Long, Hongkong. Foto: SCMP Berita24.com ...
| Sekelompok orang berpakaian putih menyerang orang-orang di stasiun kereta bawah tanah Yuen Long, Hongkong. Foto: SCMP |
Berita24.com –
Sekitar 45 orang terluka akibat serangan lebih dari 100 pria bersenjata di
kereta bawah tanah Yuen Long, Hongkong pada Minggu malam (21/7), dilansir Asia Times.
Huru-hara tersebut diduga terjadi karena konflik antara
kelompok pro dan kontra terkait RUU Pemerintah Hongkong tentang ekstradisi ke
China.
Kelompok penyerang yang merupakan pendukung RUU,
memakai baju putih dan menyerang kelompok penolak RUU yang kerap memakai baju
hitam yang sebelumnya melakukan demonstrasi menolak RUU tersebut.
Kelompok tersebut dengan penuh amarah meneriaki
orang di stasiun dan menyerang menggunakan tongkat rotan, tongkat baja dan alat
lainnya.
Selain menyerang penumpang kereta, kelompok berbaju
putih itu juga menyerang wartawan dan warga sipil lainnya yang tengah berada di
dalam stasiun dan di peron. Huru-hara liar tersebut mencegah pintu kereta untuk
tertutup dan pergi meninggalkan stasiun.
Sementara huru-hara terjadi, tidak ada petugas
polisi yang terlihat selama serangan itu atau setelah kejadian itu dalam waktu
yang cukup lama.
Para kritikus kemudian menuduh para polisi tidak
segera datang ke stasiun meskipun ada seruan epanikan huru-hara. Bahkan polisi baru
tiba di stasiun dalam waktu lebih dari 1 jam dan kemudian gagal menangkap para
penyerang bersenjata yang berkeliaran di jalan-jalan di sekitar stasiun hingga
Senin pagi.
Sebelum polisi tiba, kelompok penyerang meninggalkan
tempat kejadian dengan menggunakan mobil-mobil dengan plat nomor China.
Serangan itu dikatakan berlangsung selama sekitar 30
menit. Orang-orang tampak terguncang setelah kejadian itu, beberapa orang wajah
dan kepalanya berlumuran darah, sementara mereka menunggu polisi dan
orang-orang ambulans datang.
![]() |
| Seorang lelaki berbaju hitam korban penyerangan yang merupakan target utama huru-hara di stasiun kereta bawah tanah Yuen Long, Hongkong. Foto: thedailynewnation |
Seorang wanita hamil terrbaring di tanah karena
shock, sementara staf ambulans membantunya. Suami wanita itu diketahui telah
diserang dan juga terluka.
Setidaknya 45 orang dikirim ke rumah sakit, termasuk
satu dalam kondisi kritis dan lima lainnya luka parah, setelah serangan ganas
tersebut.
Video huru-hara mengerikan itu diposting di media
sosial tak lama setelah itu dan memicu kemarahan di seluruh Hongkong. Tetapi
beberapa klip video menunjukkan polisi hanya lewat dan tidak melakukan apa-apa
ketika orang-orang berpakaian putih meninggalkan stasiun kereta.
Berikut sebuah video amatir yang diambil oleh salah satu penumpang kereta di stasiun pada saat terjadi huru-hara:
