Pembangunan Infrastruktur Merata di Seluruh Indonesia, Anies : Kita Harus Bersyukur

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pembangunan Infrastruktur Merata di Seluruh Indonesia, Anies : Kita Harus Bersyukur

Rabu, 05 Juni 2019
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan shalat Idul Fitri di Balaikota. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari
Berita24.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ketika ditanya mengenai urbanisasi yang terjadi pasca lebaran nanti, ia menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan di mana saja, baik di Surabaya, Medan, Bandung, Jogja, Makassar, ataupun di DKI Jakarta.

Menurutnya, masyarakat Indonesia seharusnya bersyukur dengan pembangunan infrastruktur yang terjadi diberbagai daerah, sehingga dapat membuka lapangan kerja dan memberi kesempatan untuk hidup sejahtera bukan hanya di Jakarta tetapi juga di daerah - daerah lainnya. 

"Justru sekarang kita merasa bersyukur karena pembangunan diberbagai daerah berlangsung begitu pesat, anda lihat pembangunan infrastruktur terjadi dimana - mana, artinya kesempatan untuk sejahtera tidak hanya di Jakarta saja, tetapi ada di banyak tempat yang lain," pungkasnya.

Masalah lapangan kerja, menurutnya para pelamar mencari tempat / daerah yang memang membuka peluang yang besar untuk mendapatkan pekerjaan dan mengembangkan usaha, seperti yang  terdapat di kota - kota besar. 

"Ini adalah tentang demand (permintaan) and supply (persediaan) , demand tenaga kerja dan supply tenaga kerja, ditempat yang ada permintaan banyak tenaga kerja disitulah mereka akan datang dan mencari pekerjaan, mencari peluang ekonomi," ujarnya.

Maka dari itu, karena saat ini pembangunan telah merata dan peluang ekonomi tidak hanya berpusat di satu kota yakni di DKI Jakarta, Anies berharap agar setiap daerah yang memiliki peluang untuk menyejahterakan masyarakat untuk tidak melakukan pembatasan terhadap para pendatang yang mengadu nasib di kota - kota tersebut. 

"Di banyak tempat itu lah (kota lain yang potensial selain Jakarta), Saya menganjurkan agar prinsipnya sama, kita memberikan pelayanan jasa bina kependudukan tapi tidak melakukan restriksi (pembatasan) atas kedatangan orang," tutupnya.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Rizqa Fajria