Ilustrasi. Sumber foto: Yahoo Finance Berita24.com – Kelompok riset Huawei Technologies Co Ltd yang berbasis di Amerika Serikat (AS...
![]() | ||
| Ilustrasi. Sumber foto: Yahoo Finance |
Berita24.com – Kelompok riset Huawei Technologies Co Ltd yang
berbasis di Amerika Serikat (AS) yaitu Futurewei Technologies Inc, telah pindah
untuk memisahkan operasinya dari induk perusahaan sejak pemerintah AS pada Mei
menempatkan Huawei pada daftar hitam perdagangan, mengutip Reuters.
Dampak dari pemisahan operasi membuat Futurewei
melarang karyawan Huawei dari kantornya, memindahkan karyawan Futurewei ke
sistem IT baru dan melarang mereka menggunakan nama atau logo Huawei dalam
komunikasi.
Dampak lainnya ialah banyaknya universitas di AS
yang melakukan pemutusan hubungan kemitraan penelitian dengan Huawei sebagai
reaksi terhadap tuduhan pemerintah AS
bahwa perusahaan Huawei merupakan ancaman nasional.
Selain itu, banyak universitas juga memikirkan
kembali kemitraan mereka dengan perusahaan asal China lainnya.
Huawei adalah salah satu produsen peralatan telekomunikasi
terbesar di dunia yang digadang-gadang akan menjadi ancaman bagi keamanan negara-negara
di dunia melalui teknologi mutakhirnya yang salah satunya adalah teknologi jaringan
seluler 5G.
Futurewei sendiri telah memperkerjakan ratusan orang
di kantor-kantor di Silicon Valley dan wilayah Seattle, Chicago, dan Dallas
yang lebih luas. Menurut LinkedIn, pekerja Futurewei telah mengajukan lebih
dari 2.100 paten di berbagai bidang seperti telekomunikasi, teknologi video
serta kamera.
Meski akan membangun identitas terpisah, kata salah
seorang karyawan, sampai sekarang operasi Futurewei masih sama dengan Huawei. Futurewei
tidak memiliki merek terpisah atau bahkan situs web, dan stafnya sering
mengidentifikasi diri mereka sebagai karyawan Huawei. Huawei akan terus
memiliki Futurewei, tambah karyawan itu.
