Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom.id Berita24.com - Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro memprediksikan pa...
![]() |
| Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom.id |
Berita24.com - Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro memprediksikan pada akhir 2019 defisit anggaran bisa mencapai 2,21% dari produk domestik bruto (PDB) atau melebar dari target APBN 1,84% terhadap PDB.
Dilansir dari Antara.com, Ekonom Bahana Sekuritas, Satria Sambijantoro mengatakan, defisit anggaran pada akhir 2019 sebesar Rp 356,19 triliun atau 2,21% terhadap PDB.
Menurut Satria, prediksi tersebut dengan asumsi pola peneriman pajak serta realisasi belanja yang terjadi pada periode Januari-Mei 2019 terus berlanjut hingga akhir tahun. Akan tetapi, sebelumnya Kementerian Keuangan mencatat realisasi defisit anggaran pada akhir Mei 2019 tercatat 0,79% atau sekitar Rp 127,5 triliun.
Akan tetapi, kegiatan belanja pemerintah sedang tumbuh pesat terutama untuk Kementerian Lembaga sesuai dengan tingginya belanja pegawai dan barang. Dalam kondisi tersebut, ia memprediksi defisit anggaran yang diasumsikan dalam pokok-pokok kebijakan fiskal serta kerangka ekonomi makro 2020 yakni sebesar 1,52%-1,75% terhadap PDB.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusahakan target defisit anggaran dapat terjaga sesuai dengan asumsi APBN sebesar Rp 296 triliun atau 1,84% dari PDB.
Penulis : Handayani
