Pendongeng Keliling, Samsudin (48) asal Indramayu mendongeng dengan boneka wayang di Kelas Jurnalistik Cilik. Foto : Berita24/Ahmad Tri ...
![]() |
| Pendongeng Keliling, Samsudin (48) asal Indramayu mendongeng dengan boneka wayang di Kelas Jurnalistik Cilik. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Dilansir dari Analisa, Pria yang akrab disapa Pak Sam ini termotivasi untuk mendongeng karena melihat banyak sekali perburuan liar hewan yang dilindungi dan perusakan hutan yang sering terjadi di Indonesia.
![]() |
| Perlengkapan boneka wayang Pak Sam untuk mendongeng. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Maka dari itu, Pak Sam ini mencoba memikirkan cara untuk meminimalisir tindakan dekstruktif tersebut, sehingga muncul ide untuk melakukan dongeng keliling untuk mengedukasi anak - anak agar mengenal dan mencintai lingkungan.
![]() |
| Pak Sam mendongeng ditemani dengan salah satu anak Kelas Jurnalis Cilik II. Foto : Berita24/Ahmad Tri Hawaari |
Ia selalu menyelipkan pesan moral dan nilai - nilai kehidupan saat berdongeng, seperti cinta lingkungan, persahabatan, kerja sama, kejujuran dan kesetiakawanan. Ia juga selalu membawa sepeda ontelnya kemanapun ia pergi sebagai wujud dari kecintaannya terhadap lingkungan dan bebas polusi.
Pria lulusan S1 Manajemen Perusahaan Universitas Wisnuwardhana, Malang ini telah keliling Indonesia untuk mendongeng dengan sepeda ontelnya. "Saya mau membantu kelestarian satwa langka melalui berdongeng keliling Indonesia," ujarnya.
Yuk, kita sama - sama bantu Pak Sam untuk mencintai lingkungan dan melindungi satwa langka dengan mengecam perburuan hewan yang dilindungi!
Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini
Penulis : Rizqa Fajria


