Ilustrasi IHSG dan kurs Rupiah. Image : Sinarharapan.co Berita24.com - Ekonom menganggap sentimen negatif terkait kerusuhan yang berla...
![]() |
| Ilustrasi IHSG dan kurs Rupiah. Image : Sinarharapan.co |
Berita24.com - Ekonom menganggap sentimen negatif terkait kerusuhan yang berlangsung pada 22 Mei dan dampaknya kepada kepercayaan investor hanya bersifat sementara.
Dilansir dari CNNindonesia.com, Ekonom Universitas Indonesia (UI), Lana Soelistianingsih menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat larinya modal asing tak akan berlangsung lama. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi domestik, pasalnya beberapa mata uang dan indeks global juga mengalami penurunan.
Meski begitu, Lana mengatakan, pemerintah dan aparat keamanan harus tegas dalam menyelesaikan aksi demo tersebut. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut - larut karena dapat mempengaruhi kepercayaan investor terhadap Indonesia.
Lana mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya telah mengumumkan hasil Pilpres 2019 yang dimenangkan oleh pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf pada Selasa (21/5) dini hari yang sesuai dengan ekspektasi investor dan Seharusnya menjadi sentimen positif bagi investasi di Indonesia.
Ekonom Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damari pun berpendapat serupa dengan pendapat yang dikatakan Lana. Jika hasil Pilpres 2019 memberikan sentimen positif bagi investasi khususnya investasi langsung. Sebab, dengan terpilihnya Jokowi Sebagai presiden maka dapat dipastikan kebijakan ekonomi akan berlanjut dan dapat di akselerasi.
Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini
Penulis : Handayani
Editor : Rizqa Fajria
