NASA Tegur India karena Mengotori Luar Angkasa dengan Puing-Puing Satelit

Iklan Semua Halaman

Header Menu

NASA Tegur India karena Mengotori Luar Angkasa dengan Puing-Puing Satelit

Selasa, 02 April 2019
Puing-puing yang mengotori luar angkasa. Sumber foto: suchtv.pk

Berita24 – NASA menyayangkan penghancuran satelit yang dilakukan oleh India karena menimbulkan puing-puing yang mengotori luar angkasa.

Dikutip dari BBC News, penghancuran satelit oleh India dilakukan atas uji coba senjata anti satelit (ASAT). Uji coba tersebut ialah misi luar angkasa India yang disebut “Mission Shakti”. Atas keberhasilannya, Perdana Menteri India mengklaim bahwa India adalah salah satu negara dengan kekuatan luar angkasa (27/3).

Sehari setelah keberhasilan uji coba tersebut, penjabat sekretaris pertahanan Amerika Serikat (AS), 
Patrick Shanahan memperingatkan bahwa peristiwa itu dapat menciptakan "kekacauan" di ruang
angkasa.
 
Kepala badan antariksa, Jim Bridenstine, mengatakan bahwa resiko puing-puing bertabrakan dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah meningkat sebesar 44% selama 10 hari karena pengujian.

Bridenstine juga mengatakan bahwa NASA telah mengidentifikasi 400 keping puing orbital dan
melacak 60 keping berdiameter lebih dari 10cm. Sedangkan 24 dari potongan-potongan puing itu
berpotensi menimbulkan risiko bagi ISS.
 
Menanggapi teguran NASA, India bersikeras bahwa mereka melakukan tes di orbit rendah bumi, pada ketinggian 300 km (186 mil), maka tes ASAT yang mereka lakukan tidak meninggalkan puing-puing di ruang angkasa yang bisa bertabrakan dengan ISS atau satelit.

India adalah negara keempat yang melakukan tes semacam itu. Selain India, sebelumnya Cina juga melakukan tes serupa pada 2007 dan juga menimbulkan puing-puing yang mengotori luar angkasa. Militer AS secara total melacak sekitar 10.000 keping puing luar angkasa dan hampir sepertiganya diciptakan oleh Cina.