Uni Eropa Larang Produksi Plastik Sekali Pakai pada 2021

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Uni Eropa Larang Produksi Plastik Sekali Pakai pada 2021

Kamis, 28 Maret 2019
Polusi sampah plastik sekali pakai di pantai. Sumber foto:  orissapost.com


Berita24 – Uni Eropa akan melarang produksi barang-barang plastik sekali pakai (single-use plastic), seperti sedotan, garpu, pisau dan cotton buds pada tahun 2021.

Dikutip dari Reuters, hasil pemungutan suara anggota parlemen Uni Eropa (UE) ialah untuk mendorong produsen plastik untuk meningkatkan upaya daur ulang (27/3).

Tindakan yang diambil UE berdasarkan polusi sampah plastik di laut yang mulai mengkhawatirkan, seperti berita tentang paus mati dengan plastik diperutnya.

Negara-negara UE dapat memilih metode mereka masing-masing untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai dan mendaur ulang setidaknya 90% botol minuman plastik pada tahun 2029.

"Eropa menetapkan standar baru dan ambisius, membuka jalan bagi seluruh dunia," ujar Wakil Presiden Komisi Eropa Frans Timmermans.

Grup lobi EuroCommerce, yang anggotanya termasuk Tesco, Lidl, Carrefour, dan Metro, menyatakan pemerintah Negara UE juga perlu ambil bagian dalam membantu program daur ulang menjadi sukses.

"Tanpa infrastruktur pengelolaan limbah yang tepat dan fasilitas daur ulang yang memadai, kami tidak akan mencapai ekonomi yang lancar," ujar Direktur Jenderal EuroCommerce, Christian Verschueren.

Dengan UE membuat larangan plastik sekali pakai, diharapkan peraturan ini dapat memprakarsai negara-negara lain diluar UE untuk membuat peraturan serupa agar masalah polusi plastik dapat berkurang.