Swasembada Pangan Butuh Waktu Yang Tidak Cepat. Foto: @Jokowi/Instagram Berita24 -Presiden Joko Widodo menegaskan untuk mencapai swasemb...
| Swasembada Pangan Butuh Waktu Yang Tidak Cepat. Foto: @Jokowi/Instagram |
Dilansir dari Antaranews.com,"Kalau orang menginginkan bisa swasembada, langsung ketahanan pangan, kemudian meloncat menuju kedaulatan pangan dalam sehari dua hari seperti membalikkan tangan, nggak akan mungkin. Perlu proses dan tahapan," Kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi dan Diskusi Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tahun 2019 di Istana Negara Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, 4,5 tahun terakhir pemerintah sedang memfokuskan pembangunan infrastruktur baik di kota maupun di desa-desa.
Di desa, pemerintah menyediakan insfrastruktur jalan produksi untuk menuju kebun dan sawah dengan menggunakan dana desa yang disediakan pemerintah.
"Berkaitan dengan jalur logistik besar, jalan tol, pelabuhan, airport kita juga bangun juga untuk dekatkan produsen ke konsumen. Produsen dan pasar. kita melihat bahwa ini semuanya tidak bisa instan" kata Presiden.
Presiden memberikan contoh, untuk komoditas Jagung misalnya tidak bisa cepat menyelesaikan masalah yang ada didalamnya, secara fisisk memang jagung sangat melimpah akan tetapi harga jagung jatuh setelah adanya impor.
"saya lihat, produksi jagung per hektare bagus tapi kalau jatuh seperti itu untuk apa. Saya cek, impor berapa, benar impor gede banget. Hampir 3,6 juta ton. sehingga saat itu saya terbitkan Perpres yang membuat Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Jagung Rp.2.700 per kilogram. Oaling tidak dengan harga itu jagung petani terserap dimana pun," katanya.
Penulis : Mochamad Elfan Noor