www.AlvinAdam.com

Berita 24 Indonesia

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Prabowo: Elite Indonesia Entah Bodoh atau Apa, Hatinya Beku..

Diposting oleh On 22.38

Prabowo: Elite Indonesia Entah Bodoh atau Apa, Hatinya Beku..

Prabowo: Elite Indonesia Entah Bodoh atau Apa, Hatinya Beku.. Reporter:

Caesar Akbar

Editor:

Widiarsi Agustina

Rabu, 2 Mei 2018 05:16 WIB
Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan pidato politik saat menghadiri aksi May Day di Istora Senayan, Jakarta, 1 Mei 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan pidato politik saat menghadiri aksi May Day di Istora Senayan, Jakarta, 1 Mei 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membuat pengakuan mengapa dirinya akhirnya mau maju dalam Pemilihan Presiden 2019. Menurut Prabowo, semula dirinya ingin beristirahat dalam dunia politik karena umur. Namun karena melihat kondisi rakyat yang tidak makmur lantaran pemerintah saat ini dianggap tak peduli dengan nasib rakyat Indonesia, Prabowo mengaku siap menerima mandat itu, maju kembali sebagai capres 2019.

"Ternyata di saat saya harus pensiun, di saat saya harus istirahat, saya melihat negara saya berada dalam keadaan yang tidak adil dan tidak makmur," kata Prabowo dalam pidatonya pada deklarasi buruh KSPI terhadap Capres 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 1 Mei 2018.

BACA: Seperti Apa Kontrak Politik Prabowo dengan KSPI untuk 2019?

Prabowo menyebut, kondisi Indonesia tidak makmur salah satunya karena elite Indonesia tidak mampu melihat dan menjaga kepentingan rakyat Indonesia, serta tak bisa menjaga kekayaan Indonesia.

"Saya melihat elite-elite Indonesia, entah bodoh atau entah apa, atau memang mereka hatinya sudah beku, atau memang mereka tidak cinta sama bangsa Indonesia," kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo di depan para buruh yang tergabungd alam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan siap menerima mandat untuk maju dalam Pilpres. "Saya memutuskan kepada diri saya sendiri bahwa apabila rakyat saya masih membutuhkan saya, apabila rakyat saya masih ingin memakai tenaga, jiwa dan raga saya, Prabowo Subianto, maka saya siap melaksanakan tugas," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, ia justru bahagia atas pilihan hidupnya itu. "Karena orang tua saya itu dulu selalu mengajarkan saya, Prabowo apa pun yang kau kerja, apapun kau hasilkan selalu bela rakyatmu, selalu bela rakyat miskin, itu tugasmu sebagai anak saya," Prabowo mengenang.

BACA: Hari Buruh, 3 Tuntutan KSPI dan Dukungan untuk Prabowo Subianto

< p>KSPI resmi mendeklarasikan dukungannya pada Prabowo. Dukungan kepada Prabowo Subianto itu diberikan setelah Katua Umum Gerindra itu sepakat menandatangani kontrak politik yang berisikan sepuluh tuntutan buruh dan rakyat alias Sepultura.

Dalam kontrak itu termaktub bahwa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Organisasi Serikat Pekerja, organisasi buruh, pekerja honor, pedagang kaki lima, dan organisasi gerakan sosial lainnya berjanji mendukung Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.

"Dan karenanya, pihak kedua bersungguh-sungguh mengkonsolidasikan kekuatan organisasi dan seluruh anggotanya untuk memenangkan Prabowo Subianto Republik Indonesia 2019-2024 melalui kampanye," seperti dibacakan Prabowo Subianto selepas penandatanganan kontrak politik itu.

CAESAR AKBAR

Terkait
  • Seperti Apa Kontrak Politik Prabowo dengan KSPI untuk 2019?

    Seperti Apa Kontrak Politik Prabowo dengan KSPI untuk 2019?

    7 jam lalu
  • Dukung Prabowo di Pilpres 2019, KSPI Siap Sumbang 10 Juta Suara

    Dukung Prabowo di Pilpres 2019, KSPI Siap Sumbang 10 Juta Suara

    16 jam lalu
  • KSPI Ajukan 10 Tuntutan saat Dukung Prabowo Jadi Capres

    KSPI Ajukan 10 Tuntutan saat Dukung Prabowo Jadi Capres

    17 jam lalu
  • Eks Drummer Nidji Dukung Gatot Nurmantyo Jadi Capres 2019

    Eks Drummer Nidji Dukung Gatot Nurmantyo Jadi Capres 2019

    19 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Hari Pendidikan, Pemerintah Didesak Ubah Aturan Usia Perkawinan

    Hari Pendidikan, Pemerintah Didesak Ubah Aturan Usia Perkawinan

    1 jam lalu
  • Aksi May Da   y Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    Aksi May Day Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    2 jam lalu
  • Sultan Hamengku Buwono X Diancam, Sekber Keistimewaan Yogya Marah

    Sultan Hamengku Buwono X Diancam, Sekber Keistimewaan Yogya Marah

    2 jam lalu
  • Said Aqil Akan Dukung Muhaimin Iskandar dengan Satu Syarat

    Said Aqil Akan Dukung Muhaimin Iskandar dengan Satu Syarat

    2 jam lalu
  • Foto
  • Sa   ndiaga Uno Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2018

    Sandiaga Uno Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2018

    2 jam lalu
  • May Day 2018, Khofifah dan Ribuan Buruh Ziarah ke Makam Marsinah

    May Day 2018, Khofifah dan Ribuan Buruh Ziarah ke Makam Marsinah

    13 jam lalu
  • May Day, KSPI Dukung Prabowo Jadi Capres 2019

    May Day, KSPI Dukung Prabowo Jadi Capres 2019

    18 jam lalu
  • Jokowi Buka KTT Wasathiyah Islam

    Jokowi Buka KTT Wasathiyah Islam

    21 jam lalu
  • Video
  • Aksi May Day Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    Aksi May Day Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    3 jam lalu
  • Urus Buku Kapal Online Tak Populer di Pulau Lancang

    Urus Buku Kapal Online Tak Populer di Pulau Lancang

    5 jam lalu
  • Hari Buruh May Day, dari Senam sampai Bagi-bagi Hadiah

    Hari Buruh May Day, dari Senam sampai Bagi-bagi Hadiah

    15 jam lalu
  • Jelang May Day, Ratusan Buruh Pabrik Korea di Serang di PHK

    Jelang May Day, Ratusan Buruh Pabrik Korea di Serang di PHK

    23 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Said Aqil Akan Dukung Muhaimin Iskandar dengan Satu Syarat

  • 2

    Tolak Proyek Bandara NYIA Kulon Progo, Massa Bakar Pos Polisi

  • 3

    Sultan Hamengku Buwono X Diancam, Sekber Keistimewaan Yogya Marah

  • 4

    Hari Buruh, Amien Rais Sobek-sobek Topeng Tenaga Kerja Asing

  • 5

    Alasan Pekerja BUMN Laporkan Pengunggah Percakapan Rini Soemarno

  • Fokus
  • Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

    Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

  • Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres k   e MK

    Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres ke MK

  • Terpilihnya Rekan Bisnis Sandiaga dan Saham DKI di Perusahaan Bir

    Terpilihnya Rekan Bisnis Sandiaga dan Saham DKI di Perusahaan Bir

  • Prabowo Menilai Jokowi Keliru Teken Aturan Tenaga Kerja Asing

    Prabowo Menilai Jokowi Keliru Teken Aturan Tenaga Kerja Asing

  • Terkini
  • Hardiknas, Mendikbud Minta Pelaku Pendidikan Ikut Perubahan Zaman

    Hardiknas, Mendikbud Minta Pelaku Pendidikan Ikut Perubahan Zaman

    13 menit lalu
  • Intimidasi di Car Free Day, Kapolri: Contoh Polarisasi Pemilu

    Intimidasi di Car Free Day, Kapolri: Contoh Polarisasi Pemilu

    41 menit lalu
  • Jokowi Minta DKI Jakarta Beralih ke Bus Listrik

    Jokowi Minta DKI Jakarta Beralih ke Bus Listrik

    53 menit lalu
  • Demo Tolak Bandara NYIA Ricuh, 3 Orang Jadi Tersangka

    Demo Tolak Bandara NYIA Ricuh, 3 Orang Jadi Tersangka

    59 menit lalu
  • Kata Bawaslu Soal KSPI Deklarasikan Prabowo Saat May Day

    Kata Bawaslu Soal KSPI Deklarasikan Prabowo Saat May Day

    1 jam lalu
  • KPAI: Korban Kekerasan Seksual Didominasi Laki-laki pada 2018

    KPAI: Korban Kekerasan Seksual Didominasi Laki-laki pada 2018

    1 jam lalu
  • Hardiknas 2018, KPAI Dorong Perce   patan Program Sekolah Ramah Anak

    Hardiknas 2018, KPAI Dorong Percepatan Program Sekolah Ramah Anak

    2 jam lalu
  • Hari Pendidikan, Pemerintah Didesak Ubah Aturan Usia Perkawinan

    Hari Pendidikan, Pemerintah Didesak Ubah Aturan Usia Perkawinan

    2 jam lalu
  • Menteri Hanif Janji Akan Kaji Tuntutan Para Buruh di May Day

    Menteri Hanif Janji Akan Kaji Tuntutan Para Buruh di May Day

    3 jam lalu
  • Hari Pendidikan, KPAI: 84 Persen Siswa Alami    Kekerasan di Sekolah

    Hari Pendidikan, KPAI: 84 Persen Siswa Alami Kekerasan di Sekolah

    3 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Hak Politik Setya Novanto Dicabut, Ini Empat Pejabat Publik Lain

    Hak Politik Setya Novanto juga dicabut dalam putusan Majelis Hakim Tipikor. Setya bukan yang pertama, ini nama-nama yang juga dicabut hak politiknya.

    Sumber: Google News Indonesia | Berita 24 Indonesia

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »