www.AlvinAdam.com

Berita 24 Indonesia

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Piala AFF 2018, Jalan Terjal Timnas Indonesia Menuju Juara

Diposting oleh On 22.02

Piala AFF 2018, Jalan Terjal Timnas Indonesia Menuju Juara

Skuat timnas Indonesia versus Bahrain pada laga Anniversary Cup 2018 di Stadion Pakansari, Jumat (27/4/2018).BOLASPORT.com/HERKA YANIS PANGARIBOWO Skuat timnas Indonesia versus Bahrain pada laga Anniversary Cup 2018 di Stadion Pakansari, Jumat (27/4/2018).

KOMPAS.com - Undian fase grup Piala AFF 2018, turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara yang pada tahun ini akan dilangsungkan pada 8 November-15 Desember, telah dilaksanakan pada Rabu (2/5/2018).

Dari hasil undian yang berlangsung di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, itu, timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan salah satu pemenang antara Brunei atau Timor Leste yang sebelumnya akan menjalani kualifikasi.

Adapun pada grup lainnya, yakni Grup A, terdapat Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja, dan Laos.

Mengenai hasil undian pada turnamen dua tahunan itu, asisten pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti, menyampaikan pendapatnya.

Baca juga : Undian Piala AFF, Indonesia Satu Grup dengan Thailand dan Singapura

Dia mengaku teringat memori 2016, yang pada saat fase grup, Indonesia pun tergabung dengan Thailand, Filipina, dan Singapura.

"Ini kalau melihat grupnya sama seperti dua tahun yang lalu pada edisi 2016," kata Bima Sakti kepada wartawan, termasuk BolaSport.com, dalam sesi jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu.

"Saat itu, kami tergabung dengan Thailand, Filipina, dan Singapura. Semoga bisa masuk se mifinal, final, dan juara," ucapnya.

Pada dua tahun silam itu, tim Merah Putih, yang dilatih oleh Alfred Riedl, lolos dari penyisihan grup setelah menjadi runner-up, di bawah Thailand yang menjadi juara grup.

Saat itu, Boaz Solossa dkk melaju ke final setelah mengalahkan timnas Vietnam dengan skor agregat 4-3 di babak semifinal.

Namun, sempat menang 2-1 di leg pertama partai final kontra Thailand, asa timnas Indonesia meraih gelar Piala AFF untuk pertama kalinya harus pupus akibat kekalahan dua gol tanpa balas di kandang lawan.

Format baru

Untuk tahun ini, Piala AFF 2018 akan digelar dengan format baru. Kelima negara pada masing-masing grup akan bertarung dalam sistem round robin.

Masing-masing negara mendapatkan jatah dua kali laga kandang dan sepasang pertandingan tandang.

Dua tim teratas dari masing-masing grup melaju ke babak semifinal dengan sistem kandang-tandang. Begitu pun part ai puncak, final, juga akan dilangsungkan dengan kandang-tandang.

Adapun tim Merah Putih harus melakukan pertandingan tandang terlebih dahulu melawan Singapura pada Jumat (9/11/2018).

Baca juga : Jadwal Indonesia pada Piala AFF 2018, Tandang ke Singapura-Thailand

Setelah itu, skuad Garuda akan menjamu antara Timor Leste atau Brunei pada Selasa (13/11/2018) di Indonesia.

Kemudian, timnas Indonesia akan bertandang ke Thailand (17/11/2018) sebelum akhirnya menjamu Filipina (25/11/2018).

Kepastian stadion

Untuk laga kandang, kemungkinan timnas Indonesia tak dapat berlaga di stadion kebanggaan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Hal itu karena di SUGBK, selepas Asian Games 2018, rumputnya akan diangkat dan kemungkinan besar belum selesai ketika Piala AFF 2018 memasuki babak penyisihan grup pada 8 November mendatang.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, men gatakan sudah menyiapkan opsi dua stadion untuk kandang timnas Indonesia. Kedua venue itu adalah Stadion Pakansari (Cibinong) dan Stadion Patriot (Bekasi).

Baca juga : Opsi Stadion untuk Laga Timnas Indonesia pada Piala AFF 2018

"Alhamdulillah kami punya banyak opsi stadion untuk dipakai, bisa di Pakansari, SUGBK, dan Patriot," kata Tisha saat ditemui BolaSport.com di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu.

"Namun, sepertinya kami menargetkan untuk menggunakan Stadion Pakansari dan Stadion Patriot, di antara dua itu," ucap Tisha.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, berbicara kepada media pada acara Press Conference AFF Award di Nusa Dua, Bali, 23 September 2017.YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, berbicara kepada media pada acara Press Conference AFF Award di Nusa Dua, Bali, 23 September 2017.Meski demikian, untuk menjamu Filipina dan Brunei atau Timor Leste, Tisha menambahkan bahwa ia belum bisa memutuskan salah satu dari dua stadion itu yang akan didaftarkan ke AFF.

Sebab, ia mau melihat terlebih dahulu kesiapannya untuk digunakan sebagai kandang tim Merah Putih.

"Kami melihat dahulu karena kami kebagian bermain home-nya melawan Brunei atau Timor Leste dan Filipina," kata Tisha.

Siapa pelatih Indonesia?

Terlepas dari kepastian soal stadion, salah satu yang sangat vital lainnya adalah soal pelatih.

Hal itu karena pelatih timnas saat ini, Luis Milla, dikontrak hanya hingga ajang Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada Agustus-September.

Untuk Piala AFF 2018, yang akan berlangsung pada November-Desember, PSSI masih belum bisa memastikan apakah timnas Indonesia masih ditangani sosok asal Spanyol itu atau tidak.

"Itu nanti akan ada konferensi pers sendiri," ; kata Ratu Tisha.

Baca juga : PSSI Belum Tentukan Pelatih Timnas Indonesia pada Piala AFF 2018

Tisha juga mengakui sebenarnya ada peluang bagi Milla untuk membesut timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Namun, saat ini Milla diminta fokus terlebih dahulu membawa tim Merah Putih finis di empat besar Asian Games 2018.

"Ada peluang untuk coach Milla. Itu akan segera dirapatkan karena penunjukan siapa pelatih timnas Indonesia itu oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan ada kajian tertentunya," katanya.

Tisha juga menambahkan, sebenarnya Komite Exco PSSI sudah memulai membahas sosok pelatih untuk timnas Indonesia.

Namun, karena saat ini sedang fokus ke Asian Games 2018, pembahasan itu masih belum maksimal.

"Nanti mendekati Asian Games atau sekitar bulan Juli, kami sudah menentukan timnas senior karena harus melakukan laga uji coba juga sebelum ke Piala AFF 2018," ucap Tisha.

Indonesia di Piala AF F

Berbicara mengenai Piala AFF, timnas Indonesia sendiri belum pernah merasakan manisnya gelar juara.

Sepanjang 11 kali penyelenggaraan, yang awalnya digelar pada 1996 dengan nama Piala Tiger, pencapaian terbaik tim Merah Putih adalah partai final pada lima edisi (2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016).

Tiga kekalahan Indonesia dalam partai final terjadi saat menghadapi Thailand pada edisi 2000, 2002, dan 2016.

Adapun pada final tahun 2004, Indonesia kalah dari Singapura, sedangkan pada 2010, Merah Putih takluk dari Malaysia.

Baca juga : Indonesia Kalah, Thailand Juara Piala AFF 2016

Thailand merupakan peraih gelar terbanyak dalam ajang ini dengan raihan lima piala (1996, 2000, 2002, 2014, 2016).

Singapura berada tepat di bawahnya dengan torehan empat gelar (1998, 2004, 2007, dan 2012).

Sementara itu, gelar pada dua edisi lain dibagi bersama oleh Vietnam (2008) dan Malaysia (2010).

Striker timnas Indonesia, Lerby Eliandry, tertunduk saat wasit meniup peluit panjang pertanda akhir laga kedua final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/2/2016) malam. PRIYOMBODO/KOMPAS Striker timnas Indonesia, Lerby Eliandry, tertunduk saat wasit meniup peluit panjang pertanda akhir laga kedua final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/2/2016) malam. Kini, pada Piala AFF 2018, selain soal kepastian stadion dan pelatih, Indonesia kembali harus melewati jalanan terjal.

Ya, tim Merah Putih sedari fase grup sudah harus bertemu dengan Thailand dan Singapura, dua negara yang banyak meraih gelar juara.

Namun, jalanan terjal itu tentu bisa dilewati dengan mulus jika dihadapi dengan persiapan yang matang, sekali lagi matang, dan tak gentar menghadapi lawan.

Toh, bicara soal Piala AFF, obrolan ringan mengatakan bahwa i ni turnamen level Asia Tenggara, dengan negara-negara yang memang tengah mengembangkan prestasi sepak bolanya. Jadi, tak perlu merasa inferior di hadapan Thailand dan Singapura.

Karena itu, selamat bersiap, berjuang, dan berdoa, Indonesia... Mari kita lewati jalan terjal ini secara bersama...


Berita Terkait

PSSI Belum Tentukan Pelatih Timnas Indonesia pada Piala AFF 2018

PSSI Targetkan Timnas Indonesia Juarai Piala AFF 2018

Piala AFF 2018, Bima Sakti Bicara Perkiraan Skuad Timnas Indonesia

Soal Hasil Undian Piala AFF 2018, Sekjen PSSI Sebut "Hajarlah..."

PSSI Bicara Kendala jika Gelar Laga Piala AFF 2018 di Luar Jabodetabek

Terkini Lainnya

Prediksi dan Jadwal Liga Europa, Atletico Madrid Vs Arsenal

Prediksi dan Jadwal Liga Europa, Atletico Madrid Vs Arsenal

Liga Lain 03/05/2018, 12:00 WIB Liga Champions, Doa AS Roma untuk Mo Salah dan Liverpool

Liga Champions, Doa AS Roma untuk Mo Salah dan Liverpool

Liga Champions 03/05/2018, 11:31 WIB Final Liga Champions, Real Madrid Dihantui Kenangan Buruk

Final Lig a Champions, Real Madrid Dihantui Kenangan Buruk

Liga Champions 03/05/2018, 10:58 WIB AS Roma Gagal, Radja Nainggolan Minta Maaf

AS Roma Gagal, Radja Nainggolan Minta Maaf

Liga Champions 03/05/2018, 10:31 WIB Ricky Nelson Akui Hasil Imbang Tak Bagus Tapi Tetap Bersyukur

Ricky Nelson Akui Hasil Imbang Tak Bagus Tapi Tetap Bersyukur

Liga Indonesia 03/05/2018, 10:04 WIB AS Roma Harus Belajar untuk Musim Depan

AS Roma Harus Belajar untuk Musim Depan

Liga Champions 03/05/2018, 09:31 WIB Real Madrid Vs Liverpool, Final Ideal

Real Madrid Vs Liverpool, Final Ideal

Liga Champions 03/05/2018, 09:09 WIB Juergen Klopp Puji Kehebatan 3 Gelandang Liverpool

Juergen Klopp Puji Kehebatan 3 Gelandang Liverpool

Liga Champions 03/05/2018, 08:16 WIB Eusebio Di Francesco: Liverpool Tampil Luar Biasa

Eusebio Di Francesco: Liverpool Tampil Luar Biasa

Liga Champions 03/05/2018, 08:14 WIB Rangkuman Gol Laga AS Roma Vs L   iverpool, Gagal 'Comeback' Dramatis

Rangkuman Gol Laga AS Roma Vs Liverpool, Gagal "Comeback" Dramatis

Liga Champions 03/05/2018, 08:01 WIB Piala AFF 2018, Jalan Terjal Timnas Indonesia Menuju Juara

Piala AFF 2018, Jalan Terjal Timnas Indonesia Menuju Juara

Liga Indonesia 03/05/2018, 07:00 WIB Loloskan Liverpool,  Klopp Tak Peduli Rekor Buruknya di Final

Loloskan Liverpool, Klopp Tak Peduli Rekor Buruknya di Final

Liga Champions 03/05/2018, 06:41 WIB Presiden AS Roma: Liverpool Harusnya Dapat Kart   u Merah

Presiden AS Roma: Liverpool Harusnya Dapat Kartu Merah

Liga Champions 03/05/2018, 06:06 WIB Lawan Real Madrid di Final, Liverpool Punya Sejarah Apik

Lawan Real Madrid di Final, Liverpool Punya Sejarah Apik

Liga Champions 03/05/2018, 06:06 WIB AS Roma Vs Liverpool, Guyonan James Milner soal Gol Bunuh Dirinya

AS Roma Vs Liverpool, Guyonan James Milner soal Gol Bunuh Dirinya

Liga Champions 03/05/2018, 05:51 WIB Load MoreSumber: Google News Indonesia | Berita 24 Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »