www.AlvinAdam.com

Berita 24 Indonesia

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Game "Dread Eye" Buatan Indonesia Sukses Tebar Horor di AS

Diposting oleh On 00.08

Game "Dread Eye" Buatan Indonesia Sukses Tebar Horor di AS

Game Dread Eye besutan developer Indonesia, Digital Happiness berkesempatan membuka pameran di SXSW 2018 karena menjadi nominator di Gamer?s Voice Awards.Dharmo Soedirman/KOMPAS Game Dread Eye besutan developer Indonesia, Digital Happiness berkesempatan membuka pameran di SXSW 2018 karena menjadi nominator di Gamer?s Voice Awards.

KOMPAS.com - Untuk kedua kalinya, horor menjadi tema yang dipilih Digital Happiness untuk game komersil kedua buatannya setelah kesuksesan Dread Out (rilis ta hun 2013).

Masyarakat Indonesia yang relatif akrab dengan tema horor lokal dan hal-hal mistis tetap jadi tema favorit yang melatari game kedua rilisan start-up asal Bandung tersebut.

"Anda lihat sendiri kan, ternyata ramuan yang ditampilkan Dread Eye benar menarik perhatian para penggemar game online. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri,” jelas Joshua PM Simanjuntak, Deputi Direktur Bidang Pemasaran Bekraf, yang mendampingi rombongan peserta Indonesia di ajang SXSW 2018 Maret lalu.

Seperti yang sudah kita ketahui, pada ajang South By Southwest (SXSW) yang digelar di Austin, Amerika Serikat, tahun 2018 ini, Bekraf khusus mendirikan juga anjungan bertajuk Archipelageek Indonesia yang menampilkan para startup tanah air.

Game Dread Eye kali ini datang dan berkesempatan menjadi peserta di SXSW 2018 karena menjadi nominator di Gamer’s Voice Awards. Penghargaan tersebut dikhususkan untuk pengembang game independ en.

“Tentu sangat membanggakan kami bahwa Dread Eye masuk sebagai nominator ajang bergengsi. Prestasi nominasi level internasional sudah sangat inspiratif, soal menang kan bonus,” ujar Joshua lagi sambil bercerita pengalaman tim Indonesia di SXSW 2018.

Berbeda dengan ‘kakak’-nya, Dread Eye didesain sebagai Game Virtual Reality (VR) yang menghadirkan hantu-hantu asal Indonesia sebagai tokoh-tokoh utama.

Terbukti seperti yang disampaikan Joshua, game ini begitu menarik perhatian para gamer dan pengunjung di Game Show SXSW 2018.

Hantu-hantu asal Indonesia yang dihadirkan seperti pocong, tuyul, kuntilanak sampai genderuwo. Pantaun KOMPAS saat meliput event tersebut, para tokoh lokal horor ini cukup ‘menakutkan’ para pengunjung yang antre menjajal game ini.

Tentu saja membanggakan dan inspiratif, karena Dread Eye merupakan game pertama asal Indonesia yang mampu menembus SXSW.

Selama dua hari pameran, puluhan pengunjung antre untuk mencoba VR Dread Eye.

“Full of surprises!” komentar Greg, salah seorang pengunjung yang sempat menjajal game ini.

“Saya terkaget-kaget dan efek VR begitu nyata, membuat makin mengerikan namun juga mengasyikkan,” lanjut dia.

Community Manager PT Digital Semantika Indonesia, Digital Happiness, Adi Dharma mengungkapkan Dread Eye merupakan game ketiga dari Digital Happiness.

Dalam game tersebut pemain akan menjadi seorang dukun yang akan melakukan ritual. Beberapa halaman ritual harus dilakukan para pemain. Tujuannya untuk memasuki gerbang dunia lain dan bertemu hantu-hantu lokal Indonesia.

Sebelumnya, selain Dread Out dan Dread Eye ini, Digital Happiness sudah pernah membuat game 3D gratis Hallway Raid untuk platform PC dan iOS.

Dengan menawarkan pengalaman bermain yang sebanding dengan game buatan luar negeri, Imron optimis game bikinannya bisa menuai sukses. Tim Digital Happiness yang berjumlah empat orang bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti artis pengisi suara dalam pembuatan game itu. (Dharmo Soedirman/KOMPAS)

Baca juga : Game Horor Bandung DreadOut Rilis Akhir Tahun


Berita Terkait

8 Pengembang Game Indonesia Ikuti Pameran di AS

Video Ini Dijadikan Bukti oleh Trump Bahwa Ada Kekerasan dalam Game

Ini Dia, Game Pertama yang Diunduh 1 Miliar Kali di Play Store

Telkomsel Jawab Keluhan Pemain Game "Mobile Legends"

Google Perkenalkan Aplikasi Belajar "Coding" Lewat Game

Terkini Lainnya

Lenovo Siapkan Laptop 'AMD Ryzen' Versi Ekonomis

Lenovo Siapkan Laptop "AMD Ryzen" Versi Ekonomis

Hardware 25/04/2018, 14:05 WIB Lenovo Luncurkan Laptop Berprosesor 'Ryzen' Pertamanya di Indonesia

Lenovo Luncurkan Laptop Berprosesor "Ryzen" Pertamanya di Indonesia

Hardware 25/04/2018, 13:44 WIB Fitur 'Swipe-up' di Instagram Stories Jadi Andalan Selebgram dan Media

Fitur "Swipe-up" di Instagram Stories Jadi Andalan Selebgram dan Media

e-Business 25/04/2018, 13:09 WIB Layanan 'Music Streaming' Sumbang 43 Persen Pendapatan Industri Musik

Layanan "Music Streaming" Sumbang 43 Persen Pendapatan Industri Musik

e-Business 25/04/2018, 12:00 WIB Go-Jek Dekati Perusahaan Taksi Terbesar di Singapura

Go-Jek Dekati Perusahaan Taksi Terbesar di Singapura

e-Business 25/04/2018, 11:32 WIB Melihat Kecerdasan Buatan 'ThinQ' di Perangkat Elektronik Rumahan LG

Melihat Kecerdasan Buatan "ThinQ" di Perangkat Elektronik Rumahan LG

Hardware 25/04/2018, 10:50 WIB Instagram Stories Kini Bisa 'Upload' 10 Foto dan Video Sekaligus

Instagram Stories Kini Bisa "Upload" 10 Foto dan Video Sekaligus

Software 25/04/2018, 10:19 WIB Game 'Dread Eye' Buatan Indonesia Sukses Tebar Horor di AS

Game "Dread Eye" Buatan Indonesia Sukses Tebar Horor di AS

Software 25/04/2018, 09:32 WIB YouTube Hapus 8 Juta Video, Sebanyak 6 Juta Belum Ditonton

YouTube Hapus 8 Juta Video, Sebanyak 6 Juta Belum Ditonton

Internet 25/04/2018, 08:50 WIB Pengguna Instagram Resmi Bisa 'Download' Data Mereka, Bagaimana Caranya?

Pengguna Instagram Resmi Bisa "Download" Data Mereka, Bagaimana Caranya?

Software 25/04/2018, 08:08 WIB Tak Ingin Bernasib seperti HTC, Ini Strategi LG Mobile di Indonesia

Tak Ingin Bernasib seperti HTC, Ini Strategi LG Mobile di Indonesia

e-Business 25/04/2018, 07:24 WIB Apple Ajak Pengguna Android Hijrah lewat Video Sindiran

Apple Ajak Pengguna Android Hijrah lewat Video Sindiran

e-Business 25/04/2018, 06:58 WIB Akhir Cerita Naruto, Sang Monyet Indonesia Pengambil Selfie

Akhir Cerita Naruto, Sang Monyet Indonesia Pengambil Selfie

e-Business 24/04/2018, 19:25 WIB Pendapatan Perusahaan Induk Google Raup Rp 400 Triliun

Pendapatan Perusahaan Induk Google Raup Rp 400 Triliun

e-Business 24/04/2018, 18:30 WIB Asus Bandingkan ZenFone Max Pro M1 dengan Redmi Note 5

Asus Bandingkan ZenFone Max Pro M1 dengan Redmi Note 5

Gadget 24/04/2018, 16:26 WIB Load MoreSumber: Google News Indonesia | Berita 24 Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »