www.AlvinAdam.com

Berita 24 Indonesia

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Melihat Lebih Dekat SPBU di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Diposting oleh On 04.13

Melihat Lebih Dekat SPBU di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Peresmian program BBM satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018).KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTO Peresmian program BBM satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018).

NUNUKAN, KOMPAS.com - Disparitas atau perbedaan harga bahan pangan, Bahan Bakar Minyak (BBM) antara kota-kota besar dengan daerah-daerah terpencil menjadi cerita klasik yang sering menghantui wilayah terpencil.

Sulitnya akses trans portasi menjadi hambatan pagi pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia, terlebih sebagai negara kepulauan dengan gugusan pulau yang terpisah-pisah dari Sabang hingga Merauke.

Salah satu disparitas, yakni harga BBM di Indonesia tengah diselesaikan oleh pemerintah dengan menerapkan kebijakan BBM satu harga untuk wilayah-wilayah terpencil atau daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan PT Pertamina (Persero), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) dan juga PT AKR Corporindo, kebijakan BBM satu harga terus dilaksanakan di berbagai wilayah.

Baca juga: Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Nikmati BBM Satu Harga

Terbaru, pada tahun 2018 ini, program BBM satu harga pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara atau wilayah perabatan Indonesia dan Malaysia.

Berbatasan langsung dengan Malaysia baik perbatasan darat ataupun perbatasan perairan membuat kebijakan BBM satu harga sangat vital untuk menunjukan kedaulatan sebuah negara.

Kompas.com pun merasakan betapa sulitnya menuju Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, menggunakan moda transportasi laut dari pelabuhan Tangkayu, Tarakan Kalimantan Utara, diperlukan waktu tempuh 3 sampai 4 jam perjalanan laut dengan gelombang laut yang cenderung tinggi.

Setelah melewati pos pantau lintas batas Indonesia-Malaysia, Kompas.com pun tiba di Pelabuhan Pos Sei Ular untuk menuju Kecamatan Seimenggaris, lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) pertama BBM satu harga pertama di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Baca juga: Sekarang Lebih Mudah Mendapat Bensin sejak Ada SPBU BBM Satu Harga

Sesampainya di Pelabuhan tersebut, butuh waktu tempuh sekitar 15 menit menuju SPBU BBM satu harga, dengan pemandangan alam hutan Kalimantan dan perkebunan sawit dengan jalan yang b erkelok-kelok berserta turunan dan tanjakan terjal.

Kemudian, setibanya di SPBU Kecamatan Seimenggaris, terlihat bangunan SPBU yang baru dan mecolok ditengah perkebunan kelapa sawit.

Berlokasi di tepi jalan, SPBU Kompak 66.774.003 ini memiliki dua dispenser utama dengan tiga jenis BBM, yakni Premium, Solar dan Pertalite.

SPBU Kompak 66.774.003 menjual BBM jenis Premium Rp 6.450 per liter untuk dan Rp 5.150 liter untuk Solar, serta Rp 7.800 per liter untuk Pertalite.

Diharapkan dengan adanya SPBU BBM satu harga teserbut, ekonomi dan kegiatan masyarakat akan semakin meningkat seiring dengan harga BBM yang terjangkau.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan, program BBM satu harga merupakan komitmen pemerintah guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat terutama di wilayah-wilayah terpencil atau daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

"Ini pertama kali diresmikan pada tahun 2018 untuk BBM satu harga, ini wujud ko mitmen pemerintah untuk keadilan energi," ujar Kepala BPH Migas di lokasi acara.

Fanshurullah mengungkapkan, hingga saat ini pemerintah telah meresmikan dan mengoperasikan 59 titik lokasi BBM satu harga di seluruh Indonesia.

Targetkan 73 titik BBM Satu Harga di 2018

Pada tahun 2018 pemerintah menargetkan akan menyediakan BBM satu harga di 73 titik terutama di wilayah-wilayah terpencil atau daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Kemudian secara nasional, akan dibangun 160 titik lokasi BBM satu harga sampai dengan tahun 2019, dengan dua pelaksana yakni PT Pertamina (Persero), dan PT AKR Corporindo.

"Sampai hari ini sudah meresmikan dan mengoperasikan sebanyak 59 titik BBM satu harga, 2017 ada 57 lokasi, 54 dibangun oleh Pertamina, sisanya oleh swasta," ujar Fanshurullah.

Pengawasan masyarakat

Kendati demikian, BPH Migas meminta peran masyarakat dan aparat keamanan untuk mengawal p rogram Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga.

Sebab, pengawasan dari masyarakat dan aparat keamanan sangat dibutuhkan guna memastikan BBM satu harga tepat sasaran.

"Disini banyak lokasi perkebunan mungkin juga tambang, BBM satu harga (jenis) solar dan premium bukan untuk industri tapi untuk masyarakat," tegasnya.



Berita Terkait

"Sekarang Lebih Mudah Mendapat Bensin sejak Ada SPBU BBM Satu Harga"

BPH Migas: 2018 Ada 54 Penyalur BBM Satu Harga yang Beroperasi

PGN Ingin Gas Bisa Seperti BBM Satu Harga

BPH Migas: BBM Satu Harga Bukan untuk Industri

Pemerintah Targetkan BBM Satu Harga di 73 Wilayah Terpencil

Terkini Lainnya

Sasar Daerah Baru, Trans Retail Bangun 26 Gerai Tahun Ini

Sasar Daerah Baru, Trans Retail Bangun 26 Gerai Tahun Ini

Bisnis 13/03/2018, 18:00 WIB Semua Sektor Memerah, IHSG Berakhir Tumbang 1,35 Persen

Semua Sektor Memerah, IHSG Berakhir Tumbang 1,35 Persen

Keuangan 13/03/2018, 17:34 WIB UU Perlindungan Data Pribadi Diperlukan dalam Perdagangan 'E-Commerce'

UU Perlindungan Data Pribadi Diperlukan dalam Perdagangan "E-Commerce"

Makro 13/03/2018, 16:11 WIB Menhub: Ada Moratorium, Sopir Taksi Online Justru Dapat Banyak Pesanan

Menhub: Ada Moratorium, Sopir Taksi Online Justru Dapat Banyak Pesanan

Makro 13/03/2018, 16:07 WIB Januari-Februari, Ekspor Kopi Mencapai 22.000 Ton

Januari-Februari, Ekspor Kopi Mencapai 22.000 Ton

Makro 13/03/2018, 15:53 WIB Ban Amblas, Pesaw   at Batik Air Gagal Terbang di Manokwari

Ban Amblas, Pesawat Batik Air Gagal Terbang di Manokwari

Bisnis 13/03/2018, 15:27 WIB STPP Magelang Diharapkan Memasarkan Produk Olahannya

STPP Magelang Diharapkan Memasarkan Produk Olahannya

Makro 13/03/2018, 15:15 WIB Grab Luncurkan Layanan Keuangan Terintergrasi di Asia Tenggara

Grab Luncurkan Layanan Keuangan Terintergrasi di Asia Tenggara

Bisnis 13/03/2018, 15:04 WIB S&P Peringatkan Rupiah Bisa Melemah ke 15.000 Per Dollar AS

S& ;P Peringatkan Rupiah Bisa Melemah ke 15.000 Per Dollar AS

Makro 13/03/2018, 14:54 WIB Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kepulauan Riau, PGN Grup Kirim Gas

Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kepulauan Riau, PGN Grup Kirim Gas

Makro 13/03/2018, 14:37 WIB Pihak Swasta Terlibat dalam pelaporan SPT Online, Ini Penjelasan Ditjen Pajak

Pihak Swasta Terlibat dalam pelaporan SPT Online, Ini Penjelasan Ditjen Pajak

Makro 13/03/2018, 14:22 WIB Syarat Diperingan, Insentif Pajak yang Baru Ditunggu Pengusaha

Syarat Diperinga n, Insentif Pajak yang Baru Ditunggu Pengusaha

Makro 13/03/2018, 14:04 WIB Gandeng Gojek, BNI Bidik Penyaluran KUR Sektor Produktif

Gandeng Gojek, BNI Bidik Penyaluran KUR Sektor Produktif

Keuangan 13/03/2018, 13:40 WIB PGN Siapkan CNG untuk Pelanggan Terdampak Kebocoran Pipa Gas

PGN Siapkan CNG untuk Pelanggan Terdampak Kebocoran Pipa Gas

Rilis 13/03/2018, 13:34 WIB Sri Mulyani: Insentif Pajak Indonesia Akan Lebih Baik dari Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina

Sri Mulyani: Insentif Pajak Indonesia Akan Lebih Bai k dari Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina

Makro 13/03/2018, 13:24 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kaltara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »