Tujuh Daerah Penghasil Bintang Sepak Bola di Indonesia

Tujuh Daerah Penghasil Bintang Sepak Bola di Indonesia Persib Tujuh Daerah Penghasil Bin...

Tujuh Daerah Penghasil Bintang Sepak Bola di Indonesia

Persib Tujuh Daerah Penghasil Bintang Sepak Bola di Indonesia Oleh Arfian Jamul Jawaami, pada Dec 07, 2017 | 13:00 WIB Tujuh Daerah Penghasil Bintang Sepak Bola di Indonesia Pemain Persib Bandung, Atep (tengah) berusaha melewati hadangan para pemain PSM Makassar pada lanjutannpertandingan Liga 1 2017, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Rabu (5/7/2017). Atep merupakan salah satu bintang sepak bola dari Jawa Barat.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COMâ€"Persija Jakarta bertengger di posisi pertama sebagai peraih juara terbanyak era Perserikatan dengan koleksi sembilan gelar.

Lalu Sriwijaya men empel ketat Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri dengan sama-sama mengoleksi dua gelar juara di era Liga Indonesia.

Namun, bukan Jakarta dan Palembang yang jadi daerah yang rutin menghasilkan bintang sepak bola di Indonesia. Bahkan nama-nama pesepakbola legendaris Tanah Air justru kerap lahir di daerah yang justru tidak memiliki klub profesional.

Agar tidak penasaran, ayobandung.com merangkum tujuh daerah di Indonesia yang produktif menghasilkan bintang sepak bola calon legenda. Berikut daftarnya:

1. Maluku

Baik Maluku maupun Maluku Utara tercatat tidak memiliki klub sepak bola profesional yang berlaga di liga level tertinggi. Namun, jangan tanyakan bakat terpendam yang dimiliki oleh peradaban tertua Indonesia tersebut.

Tulehu dapat diambil contoh. Tidak heran jika kemudian sutradara Angga Dwimas Sasongko merekam jejak sepak bola Tulehu dengan sangat heroik melalui film berjudul Cahaya Dari Timur: Bet a Maluku.

Brasil in Indonesia. Begitulah kiranya publik menjuluki Tulehu. Para pemain sepak bola berbakat lahir di jalanan kumuh dan liga amatir level kampung. Sebagai contoh Imran Nahumamury, Rizky Pellu, hingga Ramdani Lestaluhu.

Selain nama-nama tersebut, turut hadir melengkapi katalog asli Maluku seperti Rochy Putiray, Ricardo Salampessy, Musafry, Zulham Zamrun, Hendra Bayauw, Abduh Lestaluhu, Risky Pora, dan yang terbaru Ilham Udin Armayn.

2. Papua

Dominasi Persipura di Liga Indonesia dalam kurun waktu 12 tahun terakhir tidak dapat dilepaskan dari peran Papua dan Papua Barat sebagai daerah penghasil bakat muda sepak bola nasional.

Bakat yang terlahir secara natural berkat hasil dari tempaan alam dan kekuatan fisik memadai. Namun berbeda dengan Maluku yang tidak memiliki klub profesional karena setidaknya Papua menyelipkan wakil semisal Persipura Jayapura, Persiwa Wamena, Persidafon Dafonsoro, hingga Persiram Raja Ampat. < /p>

Salah satu putera Papua paling bersinar adalah kapten Timnas Indonesia yakni Boaz Solossa. Selain Boaz nyatanya beberapa nama dengan ciri fisik khas Papua hadir melengkapi seperti Ortizan Solossa, Elie Aiboy, Eduard Ivakdalam, Erol Iba, Alex Pulalo, Cristian Warobay, Aples Tecuari, Jack Komboy, Patrich Wanggai, Titus Bonai, dan yang terbaru Yanto Basna.

3. Sulawesi Selatan

Tanah Celebes identik dengan kejayaan PSM Makassar pada masa Liga Perserikatan. Beberapa nama legendaris lahir dari perut seorang ibu di Sulawesi Selatan. Sebut saja Ronny Pattinasarani.

Kekinian Sulawesi Selatan tidak berhenti melahirkan bakat sepak bola nasional. Nama-nama seperti Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, Samsul Bahri, hingga Isnan Ali menjadi bukti produktivitas Sulawesi Selatan dalam menelurkan bintang sepak bola.

4. Sulawesi Utara

Kini Persma Manado memang tengah tenggelam dan hanya berlaga di Liga Nusantara. Namun jangan lupakan jika pada 1995 silam klub asal Belanda PSV Eindhoven pernah menyambangi Stadion Klabat untuk menggelar partai persahabatan menghadapi klub kebanggaan masyarakat Manado tersebut.

Meski secara klub tengah tenggelam namun tidak dengan karir para pemain sepak bola kelahiran Sulawesi Utara. Rasanya Persib Bandung perlu berterimakasih pada salah satu putra Manado yang baru saja memutuskan gantung sepatu yaitu Firman Utina.

Selain Firman Utina beberapa nama legendaris lain hadir bukan hanya sebagai pemain namun juga pelatih hebat seperti Benny Dollo, Yandri Pitoy, hingga Ferry Rotinsulu.

5. Jawa Timur

Jawa Timur merupakan provinsi yang paling banyak memiliki perwakilan di Liga 1 dan 2 Indonesia. Sebut saja Persebaya Surabaya, Arema Malang, Persela Lamongan, Persegres Gresik, hingga Madura United.

Bukti yang menegaskan Jawa Timur begitu produktif dalam melahirkan pemain sepak bola berbakat. Sejarah mencatat jika kapten Timnas Indonesia (dulu Hindia Belanda) saat berlaga di Piala Dunia 1938 adalah putera Jawa Timur bernama Achmad Nawir.

Setelah itu, hadir nama-nama tenar asli Jawa Timur seperti Budi Sudarsono, Bejo Sugiantoro, Charis Yulianto, Anang Maruf, Aji Santoso, Hendro Kartiko, Uston Nawawi, Hariono, Andik Vermansyah, dan terbaru Evan Dimas Darmono.

6. Jawa Tengah

Jawa Tengah lekat dengan kejayaan nama Bambang Pamungkas. Penyerang bernomor punggung 20 tersebut tercatat sebagai pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia.

Namun Bambang Pamungkas tidak sendirian karena beberapa nama legendaris seperti pencetak gol indah Widodo Cahyono Putro, Danurwindo, Kurniawan Dwi Yulianto, Muhammad Ridwan, Gendut Doni, Nova Ariyanto, hingga kapten Timnas Indonesia saat ini Fachrudin Aryanto lahir sebagai putra Jawa Tengah.

7. Jawa Barat

Jawa Barat adalah Persib Bandung. Begitu pula sebaliknya. Kejayaan sepa k bola Jawa Barat tidak dapat dilepaskan dari prestasi Persib di liga level tertinggi Indonesia. Tercatat hanya Mastrans Bandung Raya sebagai klub asal Jawa Barat yang sempat mengusik dominasi Persib di tatar Pasundan.

Slogan berbunyi "Persib Bandung adalah milik seluruh warga Jawa Barat" tidaklah salah. Pasalnya setiap pesepakbola muda asal Jawa Barat dirasa memiliki impian untuk menggunakan jersey biru kebanggaan Persib.

Prestasi tertinggi Jawa Barat adalah ketika Persib berhasil menjuarai Liga Indonesia edisi pertama pada tahun 1995 dengan hanya menggunakan materi pemain berdarah Sunda.

Sebuah penegasan jika Jawa Barat aktif menghasilkan bibit pesepak bola. Terlebih pada gelaran PON 2016 lalu tim Jawa Barat mampu meraih medali emas dengan mengalahkan Sulawesi Selatan.

Beberapa bintang sepak bola yang lahir di Jawa Barat diantaranya Adjat Sudrajat, Robby Darwis, Djajang Nurdjaman, Yaris Riyadi, Eka Ramdani, Tantan, Zaenal Arief, Atep hingg a yang terbaru Febri Hariyadi, dan Gian Zola.

Editor : Adi Ginanjar MaulanaSumber: Google News | Berita 24 Malut

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Bisnis,219,Dunia,133,Edukasi,105,Hiburan,26,Nasional,336,Olahraga,230,Politik,39,Sains,10,Teknologi,14,
ltr
item
Berita 24 Indonesia: Tujuh Daerah Penghasil Bintang Sepak Bola di Indonesia
Tujuh Daerah Penghasil Bintang Sepak Bola di Indonesia
http://ayobandung.com/images-bandung/post/articles/2017/12/07/26270/persib_lawan_psm_makassar__(7).jpg
Berita 24 Indonesia
http://www.berita24.com/2017/12/tujuh-daerah-penghasil-bintang-sepak.html
http://www.berita24.com/
http://www.berita24.com/
http://www.berita24.com/2017/12/tujuh-daerah-penghasil-bintang-sepak.html
true
8873009527769896651
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy