Penerapan Upah Tergantung Kesepakatan

Penerapan Upah Tergantung Kesepakatan PROKAL.co PROKAL NEWS PRO KALTIM KALTIM POST BALIKPAPAN ...

Penerapan Upah Tergantung Kesepakatan

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: JUMAT
08 DESEMBER RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Desember 2017 12:27 Penerapan Upah Tergantung Kesepakatan BONGKAR MUAT: Buruh TKBM melakukan kegiatan bongkar muat tabung LPG 3 kg di Pelabuhan Malundung Tarakan, Kamis (7/12).

PROKAL.CO, TARAKAN â€" Meskipun Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie sudah menandatangani penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK). Namun salinan surat keputusan (SK) belum disampaikan ke masing-masing kabupaten/kota.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Tarakan, Zaini mengatakan, SK resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara belum diterima pihaknya. Apabila SK resmi dari Gubernur sudah ada di tangan, maka ia langsung menyebarkannya ke pengusaha-pengusaha. Sehingga dapat diberlakukan per 1 Januari 2018 mendatang.

“Nanti kalau kita sudah terima, baru kita sebarkan ke perusahaan-perusahaan. Insya Allah secepatnya kita terima SK Gubernur,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Kamis (7/12).

Penetapan UMK untuk Tarakan sebesar Rp 3.204.844 oleh Gubernur sesuai dengan angka yang direkomendasikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, yang sebelumnya sudah dibahas bersama instansi terkait pada November lalu.

“Dari dulu UMK Tarakan memang sudah tinggi,” terangnya.

Nilai UMK ini diberlakukan untuk semua pengusaha, baik skala besar maupun kecil. Diibaratkannya, seperti rumah makan, apabila tidak mampu memenuhi nilai UMK tersebut maka sebaiknya pengusaha membuat keputusan dengan melibatkan karyawannya mengenai kesanggupan memberi upah. Dalam hal ini, penerapan nilai UMK berdasarkan kebijakan dari masing-masing pengusaha.

“Nanti dia (pengusaha)negosiasi dengan karyawannya. Misalnya hanya mampu membayar Rp 1,5 juta, tidak masalah, asalkan ada kesepakatan,” terangnya.

Zaini mengatakan, memang seharusnya pengusaha mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Namun juga disesuaikan dengan kondisi perusahaan.

“Tapi kemampuan mereka seperti apa. Jadi sebelum karyawannya bekerja, apakah mereka b uat perjanjian dulu,” jelas Zaini.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Utara, Herry Johanes mengatakan, apabila nilai UMK sangat tinggi, dalam dunia usaha tidak mempunyai atraktif untuk berinvestasi di Tarakan. Menurut pandangannya, seolah-olah penyelesaian dari kesejahteraan karyawan hanya semata-mata dari upah yang tinggi. Padahal peran pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok juga diperlukan. Apalagi dalam meningkatkan investor untuk menanamkan modal di Tarakan, sehingga ini akan membantu masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kesejahteraan bukan semata-mata upah. Nah, siapa yang akan menerima karyawan baru tanpa pengalaman dengan gaji Rp 3,2 juta,” tuturnya saat dikonfirmasi via telepon.

Dalam dunia usaha, lanjut Herry, sangat dinamis dalam menyesuaikan kondisi perusahaan. Apabila tidak sanggup memenuhi UMK dengan jumlah karyawan yang cukup banyak, kemungkinan ada pengurangan tenaga kerja. Kesempatan kerj a bagi tenaga kerja baru sangat kecil. Dalam penerapan UMK ini, tentu disesuaikan dengan kondisi perusahaan tersebut.

“Perusahaan besar mungkin bisa saja memenuhi UMK, tapi bagaimana dengan sektor kecil. Akhirnya membuat kesepakatan baru antara pemberi kerja dengan pekerja,” lanjutnya.

Namun pihaknya sebenarnya tidak menentang kenaikan UMK selama produktivitas industri seimbang antara pemasukan dan pengeluaran perusahaan.

“Kita juga masih menunggu respons dari rekan-rekan pengusaha, tapi pandangan kita, itu memberatkan pengusaha yang ada di Tarakan,” terang Herry.

Ditanggapi oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Konstruksi Umum dan Informal (FKUI) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Tarakan, Hasyim Askar mengatakan, apabila pengusaha tidak mampu memenuhi UMK dikarenakan kondisi perusahaan, maka ada kesepakatan antara pengusaha dan pekerja. Dalam kesepakatan ini, pengusaha harus mencantumkan nominal upah yang disanggupinya. Kemudian surat tersebut ditembuskan ke pemerintah kota.

“Jadi dia (pengusaha) harus membuat surat perjanjian kerja dengan mencantumkan gajinya,” kata Hasyim.

Bagi karyawan lama, lanjutnya, upahnya berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada pengurangan. Dalam hal ini, ada pembahasan antara pengusaha, pekerja dan pemerintah kota. Sehingga pekerja juga dapat menyampaikan pendapatnya, dan ada kebijakan dari perusahaan yang pada akhirnya menghasilkan kesepakatan yang baik.

“Jadi tidak ada yang dirugikan maupun dikecewakan. Tapi ini masih menunggu surat edaran atau SK yang sudah ditandatangani Gubernur,” lanjutnya.

Apabila suatu perusahaan terpaksa membuat kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan, maka harus merujuk kepada Undang-Undang (UU) nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam hal ini, hak-hak karyawan harus dipenuhi oleh perusahaan.

“Jangan sampai ada pengurangan karyawan, tapi hak-haknya tidak dipenuhi,” jelasnya.

Da lam permasalahan ini, tentu ada perbedaan pendapat antara pengusaha dan pekerja. Tidak dapat diselesaikan dengan baik, apabila pekerja tidak diajak duduk bersama untuk melakukan musyawarah terkait kondisi perusahaan tersebut. Sehingga ada persetujuan dari sisi mana perusahaan tersebut tidak mampu memenuhi UMK itu.

“Kalau tidak duduk bersama, pekerja itu tidak mau tahu rugi dan untungnya perusahaan, yang penting dia kerja dan dibayar,” tutupnya. (*/one/lim)

BERITA TERKAIT
  • Tak Mampu Ikuti UMK, Perusahaan Wajib Bersurat
  • Gubernur Tetapkan UMK Tarakan Tertinggi
  • UMK Rp 2,6 Juta Belum Diteken Gubernur
  • UMK 2018 Terlambat Diumumkan
  • Keputusan Tetap Pada Gubernur
  • Sentra Industri Telan Biaya Rp 20 Miliar
  • Karyawa n Mulai di PHK Perusahaan
  • Kualitas dan Kemasan Produk UMKM Akan Diperbaiki
  • UMKM Minta Pengecualian
  • Kesempatan Kerja di Kota Ini Makin Sempit

BACA JUGA

Jumat, 08 Desember 2017 12:23

Ingin Didukung, Penuhi Syarat!

TARAKANâ€" Jadwal pendaftaran pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota… Jumat, 08 Desember 2017 12:18

Akrab dengan Semua Orang hingga Miliki Banyak Relasi

Sudah sembilan bulan Kunto Wibowo di Tarakan. Walaupun saat pertama kali akan bertugas di Kalimantan… Jumat, 08 Desember 2017 12:16

53 Personel Baru, Siap Jaga Keamanan Lapas

TARAKAN â€" Demi memaksimalkan pengawasan di lembaga pemasyarakatan (lapas), awal tahun depan Kementerian… Jumat, 08 Desember 2017 12:13

Penyalahgunaan Dana Desa, Hubungi 15040

TARAKAN - Direktur Pengembangan Daerah Perbatasan di Kementerian Desa (Kemendes) Pembangunan Daerah… Jumat, 08 Desember 2017 11:58

Ada Oknum Tarik Biaya Pemasangan Jargas

TARAKAN - Penyambungan jaringan gas (Jarga s) untuk 5.000 sambungan baru yang dilakukan Perusahaan Gas… Jumat, 08 Desember 2017 11:56

Drainase Terancam Amblas

TARAKAN â€" Tak banyak yang dikeluhkan oleh warga RT 6, Kelurahan Juata Permai. Dengan jumlah warga… Kamis, 07 Desember 2017 13:16

Mereka Sekolah Keluar Negeri Setiap Hari

Jika sudah memiliki tekad, apapun kesulitan dan tantangan akan dihadapi demi masa depan yang gemilang.… Kamis, 07 Desember 2017 13:13

Dana Transfer ke Kaltara 2018 Rp 6,338 T

TARAKAN â€" Bertempat di Istana Bogor, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie… Kamis, 07 Desember 2017 13:08

Lagi, Bom Seberat 15 Kilogram Ditemukan di Lokasi Proyek Penanganan Banjir

TARAKAN â€" Mortir hasil peninggalan perang dunia kedua kembali ditemukan warga Tarakan. Kali ini… Kamis, 07 Desember 2017 13:06

Pemprov Akan Klarifikasi ke Ombudsman

DITETAPKAN sebagai salah satu dari enam provinsi yang masuk zona merah atau predikat kepatutan rendah… BREAKING NEWS!!! Bayi Malang Tanpa Pakaian Ditemukan di Pinggir Sungai Hiii Serem...Imbas Hujan Deras, Kuburan Warga Ikut Longsor Kagum Potensi Wisata Bumi Paguntaka DPU-PR Tak Punya Uang untuk Perbaiki Jalan Butuh Tenaga Pendidik dan Kesehatan Bangkrut, Aset Kalstar Dijual Lima Penderita HIV/AIDS Meninggal Tak Punya Dana, Jalan Akan Diserahkan ke Provinsi Defisit BPJS Kesehatan Tarakan “Menyerang” Sejak 2014 Informasi Cuaca, Hujan Sedang dan Lebat Guyur 17 Wilayah Kaltara
  • Penerapan Upah Tergantung Kesepakatan
  • Ingin Didukung, Penuhi Syarat!
  • Akrab dengan Semua Orang hingga Miliki Banyak Relasi
  • 53 Personel Baru, Siap Jaga Keamanan Lapas
  • Penyalahgunaan Dana Desa, Hubungi 15040
  • Ada Oknum Tarik Biaya Pemasangan Jargas
  • Drainase Terancam Amblas
  • Terima â €˜Surat Cinta’ dari Mendagri
  • 2018, Desain Jembatan Bulan Rampung
  • Soal Perampokan, Nelayan Diminta Melapor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Berita 24 Kaltara

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Bisnis,219,Dunia,133,Edukasi,105,Hiburan,26,Nasional,336,Olahraga,230,Politik,39,Sains,10,Teknologi,14,
ltr
item
Berita 24 Indonesia: Penerapan Upah Tergantung Kesepakatan
Penerapan Upah Tergantung Kesepakatan
http://images1.prokal.co/prokalco/files/logo/logoprokaltara.png
Berita 24 Indonesia
http://www.berita24.com/2017/12/penerapan-upah-tergantung-kesepakatan.html
http://www.berita24.com/
http://www.berita24.com/
http://www.berita24.com/2017/12/penerapan-upah-tergantung-kesepakatan.html
true
8873009527769896651
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy