www.AlvinAdam.com


Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Nasional: Banyak Pejabat Kena OTT KPK, Zulkifli Hasan: Innalillahi

Diposting oleh On 01.30

Banyak Pejabat Kena OTT KPK, Zulkifli Hasan: Innalillahi

Banyak Pejabat Kena OTT KPK, Zulkifli Hasan: Innalillahi - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai kembali gencar melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Sejumlah kepala daerah terjaring dan menjadi pesakitan komisi antikorupsi.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya kira saudara-saudara kita memang harus gencar meluruskan kembali apa orientasi berbangsa dan bernegara,” ujar Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan.

Dalam pekan ini, KPK melakukan dua OTT. Setelah sukses menangkap Bupati Batubara, Sumatera Utara, OK Arya Zulkarnaen dan kawan-kawan, yang terbaru KPK menggelar OTT di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. KPK dikabarkan menangkap anggota DPRD Banjarm asin, pejabat BUMD dan pihak swasta.

Sebelumnya, KPK menangkap Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istrinya, Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kajari Pamekasan Rudi Indra Prasetya, serta Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono. Bahkan, KPK pernah menangkap anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti di awal Agus Rahardjo Cs menjadi komisioner lembaga antirasuah.

Zulkifli Hasan menyatakan, menjadi pejabat publik, anggota DPR, bupati dan lainnya bukanlah sebagai jalan mencari kaya, harta, maupun proyek.

Ini sesuai dengan sumpah jabatan menjadi seorang pejabat untuk taat konstitusi dan peraturan. “Artinya tugasnya cuma satu, melayani rakyat dan negara sesuai dengan undang-undang. Jadi tugasnya melayani,” kata ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Karena itu, Zulkifli mengatakan, kalau ingin menjadi pimpinan proyek (pimpro), pengusaha, sudah ada jalan masing-masing. Dia prihatin, jika banyak pejabat kena tan gkap, lama-lama bisa habis. “Kalau tidak lama-lama bisa habis itu kepala daerah, wali kota, DPR. Oleh karena itu kita mesti meluruskan apa cita-cita dan tujuan menjadi anggota DPR atau pejabat,” ujar mantan menteri kehutanan era Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. (boy/jpnn)

Sumber: JPNN

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »