Insiden Ledakan yang Menimpa Dortmund Turut Membuat Klopp Terpukul

Insiden Ledakan yang Menimpa Dortmund Turut Membuat Klopp Terpukul Foto: Getty Images LIVERPOOL, suaramerdeka.com - Insiden ledakan yang m...

Insiden Ledakan yang Menimpa Dortmund Turut Membuat Klopp Terpukul

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

LIVERPOOL, suaramerdeka.com - Insiden ledakan yang menimpa Borussia Dortmund membuat manajer Liverpool Juergen Klopp turut terpukul. Maklum, Klopp tahu benar lingkungan Die Borussen.

“Saya tidak merasa apa yang saya katakan terlalu penting. Semua orang bisa membayangkan itu adalah momen sulit untuk saya, karena saya tak tahu lagi seberapa sering saya di hotel tim bersama Dortmund. Saya tahu persis jalannya. Banyak teman saya ada di bus itu. Saya sungguh khawatir, turut merasa takut atas mereka,” ujar Klopp dikutip Sky Sports.

Jelang laga leg pertama Liga Champions kontra AS Monaco, skuat Dortmund diguncang insiden ledakan saat berangkat dari hotel tim menuju ke stadion Signal Iduna Park. Tiga ledakan men ghantam bus tim dan beruntung, ledakan tak terlalu membahayakan.

Satu-satunya korban adalah Marc Bartra, yang mengalami luka di pergelangan tangan dan patah tulang pengumpil. Meski demikian, guncangan psikologis akibat kejadian itu jelas dirasakan seluruh anggota tim.

Laga tersebut pada prosesnya ditunda ke Rabu (12/4) malam WIB, dengan Dortmund menelan kekalahan 2-3 dari Monaco. Yang kemudian disoroti adalah keputusan UEFA untuk menggelar laga kurang dari 24 jam setelah insiden itu. Dortmund sendiri juga mengkritik UEFA karena tak berkonsultasi dengan mereka terkait perubahan jadwal tersebut.

Klopp, yang pernah tujuh tahun menangani Dortmund sebelum melatih Liverpool saat ini mengaku ngeri dengan kejadian itu. Sebagian dari skuat saat ini masih dikenalnya dan lingkungan hotel tim juga masih amat akrab dengan ingatannya.

“Pada awalnya ada sedikit kelegaan usai mendengar informasi, tapi kemudian Anda mendengar lebih banyak dan Anda tahu situasinya lebih serius. Saya sebelumnya menjalin kontak dengan orang-orang di sana, tapi saya tak mau mengganggu mereka dengan pertanyaan-pertanyaan bodoh saya. Saya ketika itu juga menunggu-nunggu kabarnya, bersama orang-orang di seluruh dunia,” tandasnya.

(Andika Primasiwi, ds / CN26)

Comments

comments

Sumber: Suara Merdeka

COMMENTS